KEMENPERIN KUCURKAN RP 37 MILIAR KE SEI MANGKEI

MedanBisnis – Medan. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengucurkan Rp 37 miliar untuk pembangunan lanjutan Sei Mangkei. Dana tersebut ditujukan untuk membangun layanan dan inovasi serta pendidikan kejuruan di bidang industri di kawasan itu.
Hal itu disampaikan Direktur Perencanaan dan Pembangunan PTPN 3, Chairul Muluk usai workshop Prospek dan Tatakelola Special Economic Zone Sei Mangkei Propinsi Sumatera Utara (Propsu) di Hotel Tiara Medan, Jumat (18/11).

“Dana itu masuk anggaran untuk tahun 2012. Kita mau kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sumut berbeda dibanding KEK di propinsi lainnya,” ujarnya.

Chairul menjelaskan yang membuat beda nantinya yakni kalau KEK di Sumut disediakan layanan dan inovasi serta pendidikan kejuruan. Di daerah lainnya, ucapnya, ini belum ada. Selain itu, KEK di Sumut juga unggul akan hilirnya. “KEK di Sumut kan bukan hanya sawit saja tapi ada juga karet,” sebutnya.

Sebelumnya, dalam pemaparan sebagai narasumber dalam workshop tersebut Chairul menyebutkan, ada beberapa masalah yang saat ini masih menjadi masalah dalam pembangunan Sei Mangkei.

Seperti Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) karena perda-nya belum keluar, HGU HPL, kereta api, pembangunan dermaga pelabuhan, dan amdal. “Soal izin lahan nggak masalah, bisa pinjam pakai. Mudah-mudahan dalam enam bulan sampai satu tahun  izinnya sudah ada dari BPN,” ujarnya.
Sementara soal RTRW karena masih ramperda, lanjutnya, bisa dienklofe. Begitu juga dengan amdal, 104 hektare amdal-nya sudah tidak dipermasalahkan namun untuk 2.000 hektare lahan lagi persoalan amdal masih sedang diproses.

Dengan demikian, kata Chairul, investor yang bakal masuk ke KEK tidak mempermasalahkan lagi. “Sampai saat ini sudah ada enam investor baik asing dan lokal yang siap berinvestasi ke kawasan tersebut. Dari keenam investor itu, diantaranya PNG, Unilever, dan Eka Bukit,” sebutnya.

Sementara, Dekan Fakultas Ekonomi USU, John Tafbu Ritonga mengatakan sebaiknya pemerintah segera melakukan regulasi dan perbaikan infrastruktur demi mempercepat pembangunan Sei Mangkei. “Misalnya saja pengurusan izin, kenapa bisa 7 sampai 8 bulan harus menunggu. Ini kan bisa dipercepat demi pertumbuhan ekonomi suatu kawasan atau daerah,” katanya. (ramita harja)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to KEMENPERIN KUCURKAN RP 37 MILIAR KE SEI MANGKEI

  1. Pingback: 性別適合手術

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *