IMPOR KENTANG DAN CABAI DIPERKETAT

MedanBisnis – Jakarta. Pemerintah tak mau kecolongan lagi terhadap bebas masuknya produk impor konsumsi hortikultura seperti cabai, bawang, kentang dan lain-lain, karena itu akan memperketat masuknya produk tersebut dengan pengetatan pelabuhan khusus dan menaikkan tarif bea masuk impor.
Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi menyatakan pihaknya akan melakukan kebijakan analisis risiko untuk segala produk holtikultura konsumsi, baik yang digunakan untuk makanan, minuman, kosmetik, maupun obat-obatan.

“Untuk holtikultura, kebijakannya, untuk semua yang terkait dengan pangan termasuk produk konsumsi, seperti makanan, minuman, kosmetik, obat-obat. Kita akan menerapkan risk analysis, yang sebenarnya sudah ada, tapi saat ini belum terdayagunakan, kita lakukan lebih ketat. Baik segar ataupun olahan kita pastikan produk itu aman, tidak mengganggu lingkungan,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (18/11).

Sebelumnya, banyak kalangan mengkritik kebijakan impor pemerintah, apalagi sejumlah produk yang banyak dihasilkan dari dalam negeri juga diimpor, seperti cabe, kentang, bawang, dan rempah-rempah. Produk itu dimasukkan dari China, Thailand, Vietnam, India, Australia dan beberapa negara lain.

Bayu mengemukakan, hal tersebut dilakukan guna memberikan produk yang aman bagi masyarakat, selain mengamankan industri dalam negeri. “Kita melakukan policy yang sifatnya generik, kalau sistem melindungi kita, maka akan jauh lebih kondusif, baik bagi yang memproduksi maupun yang menggunakan. Konsumen kan juga perlu diperhatikan untuk mendapatkan produk yang baik dan terjangkau (harganya),” ujarnya. (dtf)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *