BISNIS RUMPUT HIAS KIAN BERGAIRAH

MedanBisnis – Medan. Bisnis rumput hias di Kota Medan mengalami perkembangan yang signifikan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memperindah halaman rumah maupun perkantoran dengan tanaman hijau, salah satunya dengan menanam rumput.
“Hal ini terlihat dari penjualan kami yang meningkat hingga 40 % dibanding tahun lalu,” kata Agus, salah seorang penjual rumput hias di Jalan H Adam Malik, Medan, Jumat (18/11).

Dia mengatakan, permintaan paling banyak pada rumput gajah mini dan rumput jepang dari beberapa jenis rumput yang dijualnya seperti rumput peking, dan rumput golf. “Peluang bisnis dari rumput hias ini juga sangat besar, karena saat ini lahan-lahan kosong untuk menanam pohon dan membuat taman sudah semakin sempit sehingga banyak warga yang ingin mencari kesejukan dan memperindah halaman rumah dengan rumput. Apalagi menanam rumput tidak membutuhkan lahan yang luas,” ungkapnya.

Mengenai harga, dia mengaku, biasa menjual rumput-rumput hias tersebut pada kisaran harga Rp 10.000 hingga Rp 35.000 per meter. Dalam sehari, penjualan rumputnya berkisar 150 meter.
Hal yang sama juga diungkapkan Sri, salah seorang penjual rumput hias yang tak jauh dari tempat tersebut. Dia mengatakan, dengan berbisnis rumput hias, pihaknya bisa meraup omset sekitar Rp 5 juta setiap pekan.

Selain itu, biaya perawatan rumput hias tidak terlalu banyak sehingga  banyak masyarakat yang berminat untuk menanamnya dan secara otomatis penjualan mereka juga meningkat.
Dikatakannya, rumput-rumput ini biasanya dibudidayakan di satu lahan yang kemudian ketika mencapai umur minimal dua bulan sudah bisa dicabut untuk kemudian dijual kembali.

Dia mengatakan, sejauh ini pelanggannya masih datang dari masyarakat kelas ekonomi menengah ke atas dan berbagai perkantoran baik dari instansi swasta maupun pemerintah. “Bahkan, kalau lagi mujur, kita bisa dapat orderan yang banyak dari para pengembang properti,” ungkapnya.

Selain itu, banyak juga pelanggannya yang datang dari luar kota seperti Tanjungmorawa. Biasanya pelanggan dari luar daerah tersebut membeli dalam jumlah banyak untuk dijual kembali.  ( daniel pekuwali)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *