BBI GABE KEMBANGKAN KACANG TANAH VARIETAS BISON

MedanBisnis – Medan. Untuk pengembangan kacang tanah, Unit Pelaksanaan Teknis Balai Benih Induk (UPT BBI) Gabe Tapanuli Utara (Taput) melakukan penanaman kacang tanah varietas bison seluas 4 hektare.
“Selama ini kami melakukan penanaman benih kacang jenis gajah, namun kali ini kita ingin merubah menjadi benih kacang varietas bison yang bibitnya diambil dari Aceh,”  kata Kepala UPT BBI Tanaman Pangan dan Hortikultura Gabe Taput, Bonar Sirait, Rabu (16/11).

Ditambahkannya, jenis bison merupakan varietas kacang tanah yang berbiji 2 per polong (spanish), tahan penyakit karat, agak tahan bercak daun, agak tahan A  flavus, toleran penaungan serta sesuai untuk tumpangsari dengan tanaman jagung atau ubikayu.

Selain itu, varietas bison ini juga toleran terhadap klorosis dan beradaptasi baik di lahan kering kapuran. “Hasil polong rata-rata di lahan kering alfisol alkalis 2 ton per  hectare dengan rendemen biji 72 persen dan umur panen antara 90 sampai 95 hari,” ujarnya.

Hal ini berbeda dengan benih kacang varietas gajah. Di mana varietas Gajah merupakan varietas yang toleran terhadap layu, dengan potensi hasil 1,2 sampai 1,8 ton per hectare dan dengan umur panen 100 sampai 110 hari. Pemilihan kacang tanah bison tersebut dilakukan untuk meningkatkan produksi kacang di Sumut.

“Diharapkan dengan pergantian varietas tersebut dapat meningkatkan produksi kacang tanah di daerah ini. Karena penggunaan benih berkualitas merupakan syarat utama dalam budidaya kacang tanah. Dengan menggunakan benih bermutu, populasi tanaman akan optimal, pertumbuhan tanaman seragam,” ujarnya. ( cw 03)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *