BERDAYAKAN PASAR TRADISIONAL, BRI LUNCURKAN BRI – PESAT

TEBING TINGGI (Berita) : Bekerjasama dengan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Aspindo), Bank Rakyat Indonesia (BRI) mewujudkan program BRI – PESAT (Peduli Pasar Rakyat) yang bertujuan untuk memberdayakan usaha mikro, menengah di pasar tradisional di seluruh indonesia.

Demikan disampaikan Kepala BRI Cabang Tebingtinggi, Suyanto, dalam acara BRI Peduli Pasar Rakyat, Selasa (15/11) di Pasar Tradisional Gambir Tebingtinggi yang turut dihadiri Plt. Sekdakot, Hadi Winarno, Wakil Ketua DPRD, H.Amril Harahap, Kepala Cabang BRI Tebingtinggi, Suyanto, Wakapolres Kompol H Syafwan Khayat SH M.Hum, unsur muspida dan para pedagang Pasar Gambir.

Lebih jauh dijelaskannya, kegiatan BRI PESAT ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai Bank yang peduli pada rakyat kecil atau pengusaha dilingkungan pasar maupun sebagai tanggungjawab sosial. Sasaran akhir dari BRI PESAT adalah meningkatkan kesejahteraan komunitas pedagang dan mengoptimalkan fungsi dan peran BRI sebagai lembaga keuangan dilingkungan pasar, katanya.

Berdasarkan potensi bisnis di Pasar Gambir dan Pasar Inpres, ungkap Suyanto, terlihat masih besar peluang meningkatkan pelayanan dan akses calon debitur untuk BRI yakni, dari 1.150 jumlah pedagang Pasar Gambir terdata sekitar 913 pedagang yang telah menjadi nasabah pinjaman dan simpanan (79%), dan  dari 394 jumlah pedagang Pasar Inpres terdata sekitar 124 pedagang yang telah menjadi nasabah pinjaman dan simpanan (31%).

Sementara Walikota Tebingtinggi, Umar Zunaidi, Hsb, MM melalui Plt. Sekdakot dalam sambutannya mengatakan, Melalui program BRI – PESAT ini dengan pemasaran yang terintegrasi dan untuk wilayah kerja BRI Cabang Tebing Tinggi, kita berharap dapat meningkatkan taraf hidup pedagang yang berdampak pada kenajuan ekonomi kota. Sebab pasar Gambir dan Pasar Inpres merupakan pasar potensial di Tebingtinggi.

“Program dan kegiatan seperti ini tentunya sangat relevan dengan rencana program pembangunan Kota Tebingtinggi dibidang perekonomian yang bertumpu pada perekonomian rakyat khususnya para pedagang kecil dan menengah,” kata Sekdako.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD H.Amril Harahap. Menurutnya, program BRI Pesat memang sengaja di luncurkan pada komunitas pedagang pasar tradisional dengan tujuan untuk mengembangkan potensi pedagang pasar tradisional yang selama ini belum tersentuh oleh perbankan.

Kita semua telah mengakui bahwa keberadaan pasar tradisional pada saat ini telah tergusur dengan keberadaan pasar modern/swalayan. Pasar tradisional yang memiliki image kumuh dan becek merupakan salah satu alasan banyaknya konsumen yang beralih ke supermarket/swalayan, padahal dari segi harga pasar tradisional lebih murah dari supermarket/ swalayan. (Win).
sumber: http://beritasore.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

2 Responses to BERDAYAKAN PASAR TRADISIONAL, BRI LUNCURKAN BRI – PESAT

  1. Pingback: Smart Money: The Online Gambling Industry – The Next Best Investment Frontier?

  2. Pingback: one up mushroom bar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *