AMBULANCE 118 GRATIS DAN CEPAT

TRIBUN-MEDAN.com,  MEDAN – Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho mengunjungi Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah, Namo Rambem Kabupaten Deli Serdang, Senin (14/11). Kunjungan ini berkaitan dengan sosialisasi Ambulance Centre 118.

Acara juga dihadiri dr Kustina M Kes Kabid Kesehatan Provinsi Sumut dan dr Suci Hati MKes istri Kadis Kesehatan Provinsi Sumut. Mereka menjelaskan tentang peranan ambulance yang selalu disiagakan dalam kondisi darurat termasuk saat terjadi kecelakaan lalulintas.

Sutias Handayani berharap, masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini karena memang disediakan secara gratis.

“Ambulans ini akan melayani masyarakat yang mengalami kecelakaan di lapangan. Bisa dihubungi dengan cepat,dan tentunya gratis,” kata Sutias.

Tim ambulans yang dibekali keahlian medis, akan memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan. Dan akan dilakukan sampai kepada tindakan operasi lain yang diperlukan saat menolong korban.

Kustina yang menjadi pengerak Tim Ambulans menambahkan, selain untuk sosialisasi Ambulance 118 pertemuan tersebut adalah untuk bersilaturahmi dengan Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho.

Kustina juga berharap, setelah sosialisasi ini, masyarakat bisa dan mengerti tentang Ambulance 118. Dengan melakukan kontak, dan menjelaskan kondisi tempat kejadian kecelakaan serta identitas pelapor akan segera ditindak lanjuti.

“Semoga ini menjadi fasilitas yang digunakan masyarakat sebaik-baiknya. Sehingga harapan untuk mendapatkan sebuah pelayanan kesehatan yang diharapkan masyarakat Sumut bisa tercapai,” kata Kustina.

Disela-sela acara silaturahmi, pihak MI menyuguhkan rombongan Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho tor-tor khas batak. Yang mengajak seluruh undangan untuk manortor bersama. Hal ini merupakan ungkapan terimakasih MI atas kunjungan rombongan Sutias ke sekolah tersebut.

Kepala Madrasah Mulyono. Ia berharap, adanya suatu nilai tambah dari pertemuan tersebut. Dimana, saat ini sekolah tersebut dengan jumlah lokal yang ada sudah tidak memadai untuk menampung siswa yang ada. Sehingga harus diadakan kelas dua sift. (afr)
sumber : http://medan.tribunnews.com

This entry was posted in Berita, Informasi Penting. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *