MAHALNYA PUPUK SUBSIDI JADI KELUHAN PETANI KECIL

Medan, (Analisa). Mahalnya harga pupuk subsidi, racun hama dan tidak adanya penyuluh pertanian serta infrastruktur jalan menjadi keluhan utama masyarakat petani kecil.
Hal itu terungkap dalam kegiatan Reses II Anggota DPRD Sumut Dapil Medan Brilian Moktar SE MM di Kelurahan Sei Mati dan Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (12/11).

Tokoh masyarakat Simamora mewakili masyarakat di Kelurahan Sei Mati mengungkapkan beberapa keluhan masyarakat seperti infrastruktur jalan yang sudah banyak yang rusak dan akses jalan hanya satu, tidak ada jalan alternatif. “Disini jalan hanya satu pak, tidak ada jalan alternatif, warga disini merasa was-was, kalau terjadi sesuatu, umpanya terjadi kebakaran, masyarakat terjebak karena tidak memiliki jalan alternatif,” ungkap Simamora.

Sementara itu Boru Nainggolan mengungkapkan keluhan warga sekitar yang sebagian besar profesinya petani kecil, kesulitan memperoleh pupuk subsidi dari pemerintah, bibit padi, racun hama keong mas.

Pupuk Subsidi

“Saya pak, mewakili petani di sini kesulitan memperoleh pupuk subsidi, kalau pun ada harganya selangit dan memberatan warga di sini yang profesinya sebagian besar petani padi,” ungkap Boru Nainggolan.

Selain itu juga tambahnya, petani yang berada di Kelurahan Sei Mati kesulitan mengatasi hama keong mas yang tersa mengganggu lahan pertanian warga. Dilanjutkannya, serta tidak aktifnya tenaga penyuluhan pertanian dari kecamatan.

Sementara itu petani di Kelurahan Martubung Simanjuntak meminta kepada Brilian agar pemerintah Kota Medan untuk melakukan pengawasan terhadap pupuk subsidi. “Pupuk subsidi sekarang ini sulit sekali dicari, kalau adapun harganya sangat mahal mencapai Rp. 3000 per kilo,” ujar Simanjuntak.

Ketiga warga sangat berharap aspirasi mereka dapat terealisasi terutama menyangkut jalan alternatif dan pupuk subsidi serta mengatasi hawa keong mas.

Terrealisasi

Bendahara Fraksi PDIP DPRD Sumut ini akan menyampaikan aspirasi masyarakat ini ke Dinas PU Kota Medan dan Dinas Pertanian Kota Medan.

“Sebagai Anggota DPRD Sumut asal pemilihan Kota Medan, saya memiliki tanggungjawab moral kepada masyarakat di daerah ini. Untuk saya akan berupaya, agar aspirasi masyarakat tersebut segera terrealisasi, Saya akan sampaikan langsung masalah ini kepada Walikota Medan dan Gubernur Sumut,” ungkap Brilian Moktar.

Pada kesempatan itu Brilian Moktar membagikan seratusan karung pupuk organik secara gratis kepada petani kecil di dua kelurahan yakni Kelurahan Sei Mati dan Martubung Kecamatan Medan Labuhan. (yes)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *