GINEKOLOG: MALAS MENGGANTI PEMBALUT BERESIKO KEPUTIHAN

Medan, 10/11 (ANTARA) – Ginekologi dan seksolog dr Ryan Thamrin mengatakan wanita yang malas mengganti pembalut saat menstruasi lebih berisiko terkena infeksi yang berakibat pada berbagai penyakit mulai dari keputihan hingga penyakit kelamin.

“Sangat dianjurkan wanita untuk sering mengganti pembalut saat menstruasi. Jika terus menerus tidak diindahkan untuk lebih rajin mengganti pembalut saat menstruasi, dapat berisiko terkena infeksi,” katanya di Medan, Rabu, pada acara talk show di Universitas Negeri Medan (Unimed).

Ia mengatakan, dari penelitian yang pernah dilakukan di beberapa kota di Indonesia, ada lima hal yang biasanya menjadi penyebab perempuan kurang memperhatikan penggantian pembalut atau “panty liner” saat mengalami menstruasi setiap bulannya.

“Masih banyak wanita yang malas mengganti pembalutnya saat menstruasi, dengan alasan yang berbeda-beda seperti malu, khawatir tidak bersih, malas, hemat dan lupa,” kata Thamrin.

Ia juga menyarankan kepada para wanita untuk memilih pembalut yang nyaman, terutama yang tidak menimbulkan kebocoran dan aman yakni yang tidak menyebabkan iritasi pada daerah kulit sekitar vagina.

“Namun yang paling penting untuk diketahui para wanita adalah jangan lupa untuk memperhatikan durasi pemakaian dengan mengganti pembalut setiap 2-4 jam sekali,” katanya.

Sementara Brand Ambassador Charm Revalina S Temat dalam kesempatan yang sama mengatakan disarankan bagi perempuan untuk memperluas pengetahuan mereka mengenai bagian intim dan bagaimana produk pembalut wanita dapat mendampingi sebaik mungkin selama masa menstruasi.

Penggunaan hariannya membutuhkan perhatian lebih untuk mendapatkan pengalaman maksimal demi rasa aman dan kenyamanan. Merujuk ke bahan dan teknologi yang digunakan, perempuan sebaiknya mengetahui bagaimana menggunakan produk sesuai yang disarankan.

Menurut dia, perempuan seharusnya selalu memahami yang terbaik seputar sistem reproduksi mereka sendiri, karena merupakan bagian paling intim yang memerlukan perhatian lebih dari anggota tubuh lainnya.

Sebagai bagian vital dari tubuh, genital perempuan sangatlah sensitif dan membutuhkan rasa aman tingkat tinggi terutama selama masa menstruasi.

Oleh karena itu, produk pembalut wanita diciptakan dari bahan dan kandungan dengan standar yang spesifik demi rasa aman dan kenyamanan yang maksimal.

Menurut dia, mengalami pembalut yang bocor pada hari-hari pertama menstruasi pastinya menjadi mimpi buruk setiap perempuan. Oleh karena itu, selain memilih pembalut dengan bahan dan bentuk yang nyaman, diperlukan juga penyesuaian untuk aktivitas yang sedang dijalani.

“Apakah di siang hari dengan berbagai kesibukan atau justru di malam hari dimana kita bisa selalu waspada akan durasi yang dianjurkan, demi keamanan daerah paling intim,” katanya.(Ant)

This entry was posted in Berita, Informasi Kesehatan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *