ANGGOTA DPRD SUMUT TOLAK KONVERSI KEBUN TEH SIDAMANIK

MedanBisnis – Simalungun. Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Irwansyah Damanik, menolak adanya rencana konversi perkebunan teh di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 4 Bah Jambi Kebun Sidamanik menjadi perkebunan kelapa sawit.
“Rencana konversi itu dinilai menyalahi, karena Kabupaten Simalungun selama ini dikenal dengan ikon teh,” ujar politisi PAN ini saat meninjau area perkebunan Sidamanik, Jumat (11/11).

Karena itu, ia meminta pihak PTPN 4 arif dalam mengambil keputusan. “Pihak perkebunan harus berkomunikasi dengan masyarakat, dan Pemkab Simalungun. Dan, kita ingatkan PTPN jangan semena-mena. Konversi itu bisa berakibat fatal dan menyebabkan kekeringan,” sebutnya.

Irwansyah mengaku, dirinya sudah berbicara dengan Kepala Bappeda Pematangsiantar, Herowhin Sinaga, dan menyatakan keberatan atas rencana itu. Pasalnya debit air PDAM Tirtauli mengalami pengurangan, apabila perkebunan Sidamanik itu ditanami kelapa sawit.

Sebelumnya, rencana konversi Kebun Sidamanik ini mencuat saat sekitar 300 Buruh Harian Lepas (BHL) diberhentikan. Akibatnya ada asumsi jika perkebunan teh itu akan ditanam kelapa sawit.

Seperti yang diungkapkan salah seorang BHL Suroso. Mereka “dirumahkan” karena adanya rencana Kebun Sidamanik yang selama ini ditanami teh dirubah menjadi tanaman sawit. Bahkan para karyawan di Kebun Sidamanik telah dipindahkan ke Kebun Tobasari.

Beberapa waktu lalu, Humas Kebun Tobasari, Hotma Sitio, membenarkan adanya BHL di Kebun Sidamanik diberhentikan. Menurutnya, sesuai informasi jika Kebun Sidamanik sudah tutup. Namun, saat ditanya mengenai kebenaran konversi perkebunan teh itu, dia menyarankan agar dipertanyakan pada kantor PTPN 4 di Medan. ( samsudin harahap)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Berita Pilihan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *