PETANI KARO KELUHKAN PRODUK PERTANIAN IMPOR

Petani Tanah Karo mengeluhkan masuknya sejumlah produk pertanian impor ke daerah mereka. Soalnya, itu membuat pemasaran produksi pertanian terancam. Belum lagi soal pupuk dan pestisida yang diduga palsu beredar di pasaran.
Pemerintah diharapkan bijak dan cepat menanggulangi masuknya berbagai buah impor mau pun dugaan pupuk palsu dan pestisida yang beredar di masyarakat, kata anggota DPRD Sumut Drs Dermawan Sembiring kepada wartawan, Rabu (9/11) saat melakukan reses dan bertatap muka dengan ratusan petani di aula Serbaguna, Simpang Enam, Kabanjahe.

Tatap muka itu dihadiri Krismas dari Desa Samura, Pt Tuah Barus, Bonar Purba, Diko Sembiring, Edy Kembaren, Surya Maja dari Kabanjahe serta dihadiri pemerhati masyarakat pedesaan Tanah Karo, Alexander Hr Ginting mewakili sekitar 500 petani yang mengeluhkan buah impor seperti kentang dari India, cabe dan jahe dari Pakistan mulai masuk ke wilayah Tanah Karo dan telah dipasarkan di sejumlah pasar.

“Bukan tidak siap berkompetisi di era globalisasi atau di era perdagangan bebas saat ini, tapi bayangkan bagaimana buah impor tidak busuk-busuk walaupun sudah sebulan. Berkilat dan tidak rusak. Bayangkan saja, kalau tidak diberi pengawet, apa bisa bertahan sebulan tidak busuk,” ujar Tuah Barus.

Sedang Dermawan menerangkan tentang mengganasnya serangan lalat buah pada tanaman jeruk saat ini, hingga meresahkan petani jerukdan membuat sering gagal panen. Karenanya, petani mengharapkan perhatian pemerintah bekerjasama dengan seluruh petani, agar secara massal dan serentak melakukan gerakan pembasmian lalat buah di ladang jeruknya masing-masing secara berkesinambungan.

Kalau tidak dengan cara demikian, lalat buah sulit dibasmi, ujarnya.

Menurut Dermawan, masyarakat Tanah Karo sangat mengharapkan perhatian anggota DPRD Sumut tentang perbaikan jalan sekitar tikungan “Laudah” Kabanjahe yang selama ini kurang diperhatikan, hingga nyaris tiap hari truk terbalik dan mogok.

Sebelum dialog dan saling memberi informasi antara masyarakat dan anggota DPRD Sumut ini, diawali kebaktian bersama dipimpin Pdt DS Pandia, Ketua Klasis GBKP Kabanjahe-Tigapanah. Pertemuan juga dihibur artis Henny Manullang dan Trio Kabanjahe.(ps/analisa)
sumber : http://www.karo.or.id

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *