PERJELAS FORMAT DIALOG JAKARTA – PAPUA

Abepura ( Berita ) :  Koordinator Jaringan Papua Damai, Neles Tebay mengatakan dialog konstruktif Jakarta-Papua harus dijabarkan rinci format serta kerangkanya oleh kedua pihak agar dialog benar-benar menjadi jalan keluar atau solusi bagi seluruh persoalan di Papua.

“Baik pemerintah dan masyarakat Papua serta seluruh komponen masyarakat Papua harus memiliki konsep yang matang, agar dialog benar-benar membawa perdamaian bagi Papua,” katanya kepada ANTARA di Abepura, Kamis [10/11].

Neles Tebay mengemukakan dialog Jakarta-Papua harus didasari persepsi yang sama antara kedua pihak sehingga terdapat kesamaan untuk mencapai solusi yang komprehensif dari seluruh persoalan di Papua.  ”Dengan dialog dapat diidentifikasi masalah dengan tenang, dan menggunakan akal sehat dalam mencari solusi-solusi yang realistis dan komprehensif,” ujar Neles.

Namun, lanjut dia, dialog tidak boleh dimengerti sebagai suatu ajang perdebatan. “Pemerintah dan rakyat Papua tidak beradu argumentasi untuk menentukan siapa yang menang dan kalah dalam dialog,” tutur Neles.

Ia menambahkan,”Dialog juga tidak dimaksudkan sebagai tempat pengadilan. Maka Pemerintah dan rakyat papua dan pemerintah tidak saling menuduh,menuding,mengadili, dan mempersalahkan satu sama lain,”.

Untuk menyamakan persepsi tentang dialog Jakarta-Papua itu dibutuhkan sejumlah diskusi tertutup.  ”Dalam pertemuan itu wakil-wakil dari Pemerintah dan orang Papua dapat berdiskusi tentang berbagai aspek dari dialog sehingga bisa mencapai titik temu yang memungkinkan kedua belah pihak untuk memulai dialog,” kata Neles.

Ia menambahkan,”diskusi-diskusi tertutup ini sangat pokok untuk meniadakan kecurigaan dan ketidakpercayaan yang merupakan penghambat dialog Jakarta-Papua, dan  menyamakan persepsi tentang prinsip-prinsip dasar, tujuan, target, agenda, mekanisme/tahapan, tempat, dan fasilitator dialog,”.

“Tanpa kesepakatan dalam hal-hal itu, dialog Jakarta-Papua mustahil akan terjadi.Diskusi-diskusi tersebut dapat menghasilkan kerangka atau format dialog yang dapat diterima dan disetujui oleh kedua belah pihak,” kata Neles. Ia menambahkan,”Kalau kerangkanya sudah diterima oleh kedua belah pihak, maka dialog Jakarta-Papua sudah bisa dimulai tanpa hambatan,”. (ant )
sumber: http://beritasore.com

This entry was posted in Berita, Berita Pilihan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *