6.260 GURU LANGKAT TERIMA BANTUAN RP 2,2 MILIAR

Langkat ( Berita ) :  Sebanyak 6.260 guru mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, SMK, di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, akan menerima bantuan dari pemerintah daerah setempat sebesar Rp2,2 miliar.

“Kami segera menyalurkan bantuan buat para guru yang ada di Langkat ini, sesuai dengan dana yang baru kami terima dari pemerintah Sumatera Utara,” kata Pelaksana Tugas Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah Syahrial di Stabat, Kamis [10/11].

Disampaikannya bahwa bantuan untuk guru tersebut baru diterima, sekitar Senin, (31/10) sebesar Rp 2,2 miliar lebih. “Pencairan dana tersebut sedang kami proses,” katanya.

“Dalam waktu dekat ini sudah dapat kami cairkan dan kami kirimkan ke rekening Dinas Pendidikan dan Pengajaran Langkat untuk segera disalurkan kepada para guru yang berhak menerimanya,” katanya.

Syahrizal menjelaskan pula bahwa keterlambatan penyaluran dana buat guru tersebut, bukan disengaja oleh pihaknya, namun proses bantuannya yang terlambat diterima dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. “Buktinya sekarang sudah kami proses, untuk segera kami salurkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Langkat Syam Sumarno yang dihubungi secara terpisah menjelaskan bahwa dana bantuan buat para guru tersebut, akan disalurkan kepada 6.260 guru yang berhak menerimanya. “Nanti dana tersebut kami salurkan ke rekening para guru yang ada di berbagai bank,” katanya.

Berdasarkan data yang ada, kata Syam Sumarno, guru yang menerima dana bantuan tersebut, terdiri atas guru taman Kanak-kanak (TK) sebanyak 104 orang, dan per orang rata-rata menerima Rp60.000 per bulan, sehingga totalnya Rp 37.440.000.

Guru Sekolah Dasar (SD) yang menerima dana tersebut sebanyak 4.004 orang, per orangnya menerima Rp60.000 per bulan, sehingga totalnya Rp1.441.440.000.

Untuk guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berhak menerima dana tersebut sebanyak 1.373 orang, dengan rincian per orangnya menerima Rp60.000 per bulan, sehingga totalnya Rp 494.280.000.

Sementara, guru Sekolah Menengah Atas (SMA), yang berhak menerima sebanyak 512 orang, dan per orangnya menerima Rp60.000 per bulan, sehingga totalnya sebesar Rp184.320.000. Selanjutnya, guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 267 orang masing-masing menerima Rp60.000 per bulan, sehingga totalnya Rp96.120.000, katanya. (ant )
sumber: http://beritasore.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *