IDI MEDAN GELAR SYMPOSIUM AIR DAN KESEHATAN

MEDAN – Masalah dehidrasi menjadi perhatian pemerintah Indonesia saat ini. Berdasarkan data The Indonesian Hydration Study (THIRST), 46 persen remaja dan orang dewasa di Indonesia mengalami dehidrasi ringan kronik.

“Saat ini dunia, termasuk di Indonesia sedang menghadapi masalah dehidrasi ringan kronik.

DI Indonesia ada penelitian yang mengungkap tentang hal ini, yaitu The Indonesian Hydration Study (THIRST) yang

melakukan pemeriksaan urin rutin terhadap 1200 sampel dewasa dan remaja di enam kota Indonesia, bahwa sekitar separuh orang dewasa dan remaja mengalami dehidrasi ringan,” terang Fauzi Masjhur,  Wakil Sekretaris Jenderal 1 Pengurus Besar  Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kepada Waspada Online,  hari ini.

Menurutnya, air menjadi komponen utama yang mendukung tubuh manusia. “60 persen tubuh manusia dewasa terdiri dari air,” tegasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Parlindungan Siregar, dokter ahli penyakit dalam dari RS Cipto Mangunkusumo.

“Air merupakan zat gizi yang penting oleh karena air terlibat dalam semua fungsi tubuh meliputi transportasi zat gizi dan produk akhir metabolisme, serta fungsi organ tubuh termasuk fungsi ginjal.

Bila tubuh tidak mendapat cukup air, maka tubuh akan berusaha mempertahankan fungsi tubuh walaupun dengan kapasitas yang lebih rendah. Salah satu contoh tubuh tetap mempertahankan fungsi tubuh pada ketidak cukupan air adalah tubuh akan menurunkan pengeluaran urin.

Hal ini berarti urin menjadi lebih pekat dan selanjutnya berdampak terbentuknya batu ginjal,” terang Parlindungan.

“Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

mengadakan symposium hidrasi dan kesehatan ini. Air adalah komponen tubuh yang utama, 70 persen dari tubuh kita terdiri dari air, sehingga sangat penting fungsi air untuk kesehatan dan performa tubuh,” kata Ramlan Sitompul, Wakil Ketua IDI Cabang Medan yang juga menjadi pembicara dalam symposium ini.
sumber: http://waspada.co.id

This entry was posted in Berita, Informasi Kesehatan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *