KAMPUNG KAOS MADINA DIRIKAN KOPERASI MANDUNG

MedanBisnis – Panyabungan. Kampung Kaos Madina (KKM) yang berdiri tahun 2009 dan bergerak dibidang bordir kaos serta berbagai furniture saat ini sudah memiliki 31 karyawan. Bahkan KKM telah pula mendirikan koperasi Mandung (Mandailing Bandung) karena 14 orang karyawannya berasal dari Bandung.
Menurut pendiri KKM Sobir Lubis kepada MedanBisnis di workshopnya Gang Manggis Kelurahan Sipolu-polu Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (3/11) untuk meningkatkan kesejahteraan karyawannya.

Dikatakannya,  dalam pengelolaan koperasi pengelolaannya langsung oleh karyawan sebagai Ketua M Saad Lubis, Sekretaris Ahmad Yasid Bendahara Abidah Sari Daulay. “Kita hanya bertugas sebagai pembina di mana dengan pola ini kita berharap seluruh karyaan akan merasakan bahwa KKM ini juga menjadi milik mereka. Karena pengelolaan manajemen dilakukan berdasarkan kekeluargaan pola sariah atau sistim bagi hasil,” ujarnya.

Hingga saat ini kata Sobir berbagai perusahan swasta sudah melakukan kerja sama dengan mereka, seperti Bank Sumut Panyabungan, PT Sorikmas Mining, Geotermal Power dan beberapa instasi pemerintah maupun swasta lainnya. “Pemasaran KKM sudah sampai ke Jerman, Jakarta, Bandung, Medan dan kota – kota lainnya,” sebutnya.

Supardini, salah seorang karyawan asal Cianjur kepada MedanBisnis mengaku dirinya sudah tujuh bulan bekerja di KKM. “Di Cianjur saya juga bekerja seperti ini. Namun karena tuntutan ekonomi, saya menjadi TKI di Yaman selama 3 tahun, tetapi setelah pulang dan ada tawaran saya lebih memilih bekerja di negeri sendiri,” jelasnya.

Dengan pola manajemen yang dijalankan, KKM terpilih sebagai peserta UMK 2011 expo bank Sumut di Medan yang digelar mulai tanggal 2-4 November 2011. “Keikutsertaan kami menjadi peserta berkat kerja keras dari kawan-kawan di KKM. Kami berharap dengan pemeran ini akan tercipta peluang-peluang lainnya,” kata Sobir.

Sementara Kepala Bank Sumut Cabang Panyabungan Ahmad Yani Nasution kepada MedanBisnis melalui telepon selulernya mengakui KKM terpilih sebagai peserta UMK expo Bank Sumut di Medan sebagai usaha skala kecil dilihat dari menejemen yang diterapkan dan diberikan penghargaan dan uang pembinaan kepada peserta.

“Kami melihat KKM ini mempunyai prospek cerah dan mampu membaca peluang pasar apalagi dari strategi marketingnya dengan mengedepankan promosi objek wisata alam maupun kebudayaan Mandailing yang dituangkan dalam kaos atau t-srit dengan kualitas kainnya yang juga bagus ditambah lagi dengan pendirian koperasi. Tentu itu prospek yang cukup bagus,” ungakpnya.
( zamharir rangkuti)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *