SOSIALISASI TIDAK CUKUP TANGGULANGI HIV/AIDS

MEDAN (Waspada): Kunci sukses penanggulangan HIV/AIDS adalah komitmen semua pihak, baik itu  legislatif, ekskutif, masyarakat dan pihak swasta. Jadi, bentuk reguler seperti sosialisasi  dan strategi rencana aksi untuk menanggulangi HIV/AIDS, belumlah cukup. Komitmen semua pihak  itu merupakan kekuatan pendorong yang memadai.

Hal ini disampaikan Plt. Gubsu Gatot Pujonugroho dalam sambutannya yang disampaikan Kadis  Kesehatan Sumut dr. Candra Syafei, SpOG pada pertemuan koordinasi pemangku kepentingan dalam  upaya penanggulangan HIV/AIDS di Sumut, di Aula Kantor Gubernur. Kamis (27/10).

Dia meminta agar terus membangun komitmen yang kuat dan sinergi dengan pihak lain, untuk  mengurangi kasus HIV/AIDS. “Epidemi HIV/AIDS di dunia dari pekerja seks dan narkoba suntik  (IDUs atau Intra Drug User) pada usia dibawah 25 tahun. Sedangkan 11,8 juta remaja usia 1524  tahun adalah ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS).”

Diterangkannya, jumlah ini akan terus bertambah, estimasinya setiap hari 6000 remaja  terinfeksi HIV. “Satu juta pecandu narkoba di Indonesia selain suntik bersamasama, juga free  seks. Kalau tidak segera ditanggulangi terjadi ledakan HIV di Indonesia,” sebut Plt Gubsu.
Berdasarkan estimasi tahun 2009 di Sumut, ada sebanyak 7059 ODHA. Sedangkan yang ditemukan di  klinik VCT ada 4462 orang atau 63,2 persen dengan perbandingan lakilaki 3 dan wanita 1.

Sementara itu, Sekretaris Pelaksana Komisi Penanggulangan AIDS Sumut Ahmad Ramadhan  mengatakan, belum semua sektor terlibat dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS. Hal ini  dikarenakan masih tingginya stigma dan diskriminasi. “Serta adanya indikasi menurut dokter dan  layanan kesehatan bahwa HIV/AIDS sudah masuk ke dalam keluarga dan ditemukannya ibu hamil dan  bayibayi yang positif HIV,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu juga dibahas penguatan kordinasi lintas sektor. Seperti yang diungkapkan  dari perwakilan Kemenag Sumut, pihaknya akan membuat brosur dengan data yang akurat tentang  HIV/AIDS. Nantinya, brosur tersebut dibagikan pada khutbah Jum’at dan mengupayakan khatib  memberi kutbah tentang HIV/AIDS.

Hadir dalam pertemuan itu, Ketua Pelaksana KPA Sumut Ibnu Saud, dari Biddokkes Polda Sumut,  Kesdam I/BB, IDI Sumut, Perwakilan WHO di Sumut dan perwakilan dari pimpinan SKPD dan undangan  lainnya. (h02)
sumber: http://waspadamedan.com

This entry was posted in Berita, Informasi Kesehatan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *