HARGA CABAI DI LANGKAT KEMBALI MELONJAK

MedanBisnis – Langkat. Selama sepekan ini, harga cabai di pasar tradisionil di Langkat, kembali mengalami kenaikan harga. Kenaikan harga itu terjadi akibat pasokan cabai sedikit, dikarenakan sejumlah tanaman petani banyak yang rusak atau busuk akibat lahan pertanian mereka terendam air karena tingginya curah hujan akhir-akhir ini.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Langkat, H Basrah Daulay SP, melalui Kabid Agribisnis dan Penyuluhan Pertanian, Nur Supandi, kepada MedanBisnis, Jumat kemarin (28/10), di Stabat.

“Berdasarkan hasil laporan petugas di setiap kecamatan pada rapat posko di Dinas Pertanian Langkat, kemarin, di Stabat, diterima laporan bahwa telah terjadi kenaikan harga cabai. Kenaikan harga ini terjadi akibat pasokan cabai dari luar daerah seperti Tanah Karo dan Aceh ikut berkurang.
Untuk saat ini, harga cabai merah di Langkat diperdagangkan Rp 20.000 per kilogram, dari pekan lalu Rp16.000 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit (cabai kecil) dari Rp 16.000/kg naik menjadi Rp 20.000/kg, ucap Supandi. Sambungnya lagi, selain kurangnya pasokan, kenaikan harga cabai juga di picu oleh permintaan konsumen yang makin meningkat, apalagi menjelang Idul Adha 1432 H ini, diperkirakan banyak warga yang mengadakan hajatan untuk kenduri, dengan melaksanakan berbagai acara seperti pesta perkawinan ataupun lainnya, tutur Supandi. (reza fahlevi)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *