TIGA MOBIL INTERNET AKAN LAYANI KECAMATAN TERPENCIL

Balige, Sumut, 30/10 (ANTARA) – Tiga unit Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) akan memudahkan masyarakat terpencil di Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, dalam mengakses internet, sekaligus sebagai upaya mengatasi kesenjangan digital antara pusat kota dan daerah terpencil.

“Fasilitas MPLIK yang sanggup menjangkau daerah-daerah sulit akses jaringan telepon atau jaringan internet itu merupakan bantuan dari APBN,” kata Kabid Komunikasi dan Informatika Dinas perhubungan Toba Samosir (Tobasa) Marnaek Parhusip, di Balige, Minggu.

Ia mengatakan, program penyediaan mobil pusat layanan internet kecamatan itu bertujuan untuk memperluas serta mempermudah masyarakat di pelosok desa dalam mengakses berbagai informasi dan teknologi melalui fasilitas yang dimiliki MPLIK yang akan dioperasikan pada daerah terpencil.

Ketiga unit mobil yang akan memberi kemudahan bagi masyarakat hingga ke pedesaan itu, rencananya diserahkan Gubernur Sumatera Utara melalui Kementerian Kominfo Sumut di Kabupaten Simalungun, Rabu (16/11), sehingga diharapkan warga desa terpencil memahami teknologi informasi internet.

Selain Kabupaten Tobasa, kata dia, bantuan mobil serupa juga akan diterima Kabupaten Simalungun, Tapanuli Utara, Samosir dan Kabupaten Humbang Hasundutan.

“MPLIK yang akan dioperasikan ke desa-desa terpencil itu, dilengkapi sejumlah perangkat layanan, seperti komputer laptop, personal computer dan ditunjang fasilitas modem, televisi serta audio visual lainnya,” ujar Marnaek.

Dikatakannya, ketiga mobil MPLIK tersebut akan ditempatkan di Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi, yang secara rutin akan dijadwalkan melayani masyarakat pada 16 kecamatan di Kabupaten Tobasa, terutama yang masih kesulitan akses internet atau jaringan telepon.

Marnaek berharap, fasilitas yang dimiliki MPLIK secara khusus dapat dimanfaatkan para siswa, sehingga memiliki pemahaman yang sama soal internet dalam mengimbangi kesenjangan digital antara perkotaan dengan pedesaan.

Selain itu, masyarakat setempat juga dapat menggunakannya secara optimal sebagai upaya untuk proses pemberdayaan ekonomi.

Menurut dia, internet mampu mempengaruhi perkembangan bisnis, termasuk daerah terpencil yang punya potensi ekonomi. Dulu, memang dunia bisnis cenderung dikuasai perusahaan-perusahaan besar, tapi sekarang sudah dipermudah melalui jaringan satelit dengan menjalankan bisnis “online” di internet.

Marnaek menambahkan, ketiga unit MPLIK tersebut hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam menggali berbagai informasi, sehingga pengetahuan masyarakat desa terpencil semakin luas dalam berbagai hal, lewat fasilitas akses internet yang disediakan pemerintah daerah setempat.

“Keberhasilan Pemkab Tobasa mendapatkan bantuan tiga unit MPLIK tersebut, atas upaya yang dilakukan Sekdakab Tobasa, Liberty Manurung dalam meyakinkan pemerintah pusat, tentang arti pentingnya fasilitas layanan internet dimiliki daerah terpencil di wilayah Tobasa,” katanya. ***4*** (T.pso-219)
(T.PSO-219/C/S023/S023)

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *