2012, DINAS PERTANIAN MADINA TINGKATKAN KESEJAHTERAAN PETANI

MedanBisnis – Panyabungan. Kepala Dinas (Kadis) Pertanian, Peternakan dan Tanaman Hortikultura Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Taufik Zulhendra siap membuktikan peningkatan kesejahteraan petani ternak dan petani sawah pada 2012 mendatang.
“Kami sudah menyiapkan berbagai formula untuk berbagai kegiatan program yang langsung bersentuhan dengan petani secara langsung,” kata Taufik di dampingi Sekretarisnya Jhon Amriadi di Kantor Bupati Madina Bukit Paya Loting, Rabu (26/10).

Dikatakannya, pihaknya menjalankan program yang sudah terencana di tahun sebelumnya. “Saat ini kami lebih banyak terjun ke lapangan untuk melihat secara langsung bagaimana perjalanan pertanian hingga peternakan agar apa yang menjadi kendala menjadi bahan masukan yang harus dipertimbangkan dan dicarikan solusinya,” kata dia.

Taufik mengatakan, pihaknya tidak hanya mengkaji kendala proses pertanian dan peternakan saja melainkan sarana infrastruktur penunjang pertanian dan peternakan juga termasuk memfasilitasi pemasarannya agar petani bisa merasakan peningkatan pembangunan dan kesejahteraan.

“Kami akan memfungsikan seluruh jajaran di struktur Dinas Pertanian, Peternakan dan Tanaman Hortikultura sehingga setiap program kegiatan di masing-masing bidang sama-sama berjalan. Dan, kami juga meminta pertanggung jawaban peningkatan pekerjaan setiap bidang yang ada di instansi ini,” ujarnya.

Risman Nasution, salah seorang anggota Kelompok Tani Maju Jaya di Kecamatan Siabu mengatakan, upaya pembinaan terhadap petani padi tahun lalu dan tahun ini membuat perubahan peningkatan penghasilan. Mulai dari pola tanam sampai kepada pestisida dirubah pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pertanian dari pola tanam lama menjadi pola tanam legowo.

“Selain pembinaan, juga berbagai bantuan langsung kepada kelompok tani terus mengalir, mulai dari bibit, pupuk dana sarana pendukung lainnya seperti alat rontok dan hand traktor. Ini merupakan harapan petani dalam memudahkan proses pekerjaan pertanian ditambah pengurangan kost secara manual,” katanya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Madina, Safaruddin Ansyari Nasution alias Todonk menyebutkan, perubahan peningkatan oleh setiap instansi tidak harus gonta ganti SKPD sehingga dalam perjalanan upaya dan langkah setiap instansi dapat dinilai gagal atau berhasil.

“Bupati harus memberikan kesempatan pada setiap SKPD yang dapat menyamakan visinya dengan pemkab Madina yang di pimpin oleh Hidayat-Dahlan. Jika tidak mampu seseorang tersebut menjalankan amanah yang diterima baru dibuat pengkajian oleh pimpinan,” katanya. (henri)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *