SWISSCONTACT-PEKA FOKUS BERDAYAKAN PETANI KAKAO

BANDA ACEH (Waspada): Swisscontact-PEKA kembali menggelar Pelatihan Pemberdayaan Kelompok Petani Kakao melalui pelatihan g bertajuk Training SCE (Smallholder Cocoa Enteprise). Kegiatan ini diikuti oleh 150 Petani Andalan atau Kader Petani alumni Sekolah Lapang Siklus 2.

Training SCE ini akan dilaksanakan di lima kabupaten, masing-masing Pidie Jaya dan Aceh Tenggara pada 24-28 Oktober 2011, sedangkan Bireuen, Aceh Tamiang, dan Aceh Barat Daya pada 31 Oktober- 4 November 2011. Kegiatan masing masing dipusatkan di District Cocoa Clinic (DCC) di lima kabupaten tersebut.

Manager Komponen Bisnis Swisscontact-PEKA, Giri Arnawa, mengharapkan, melalui Pelatihan Pemberdayaan Kelompok, petani sebagai produsen diharapkan menunjukkan praktek pertanian yang baik, pengelolaan kebun yang efisien serta produksi kakao yang bertanggung jawab, sehingga terbangunnya kemitraan berkelanjutan.

“Pemberdayaan kelompok adalah jaminan atas produksi kakao yang bertanggung jawab yang dapat digunakan sebagai dasar keputusan pembelian,” ujar Giri, Selasa (25/10), di Banda Aceh.

Giri juga menambahkan, pemberdayaan kelompok petani kakao yang dilakukan oleh Proyek PEKA Swisscontact bertujuan untuk meningkatkan wawasan pengetahuan, ketrampilan dan sikap petani sebagai pendamping, juga meningkatkan hubungan kemitraan dan kebersamaan ekonomi petani.

Selain itu juga meningkatkan kemampuan kelompok produktif dalam perencanaan dan pelaksanaan program kerja serta memberdayakan kelompok poduktif untuk maju mengelola kegiatan ekonomi anggotanya, melayani anggota, mengembangkan jejaring kerjasama dan kemitraan usaha dan pemasaran bersama.

PEKA merupakan proyek didanai melalui program Economic Development Financing Facility (EDFF). Dana EDFF bersumber dari dana hibah Multi Donor Fund (MDF) dikelola pada pos anggaran Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT).

Bank Dunia dalam hal ini ditunjuk sebagai pengawas sekaligus mitra proyek. Di tingkat provinsi, Bappeda bertindak sebagai implementing agency, sementara Swisscontact merupakan salah satu lembaga pelaksana sub-proyek EDFF. (b04)
sumber: http://waspadamedan.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *