SEJAK 1 SEPTEMBER, PIM SALURKAN PUPUK BERSUBSIDI KE PETANI

MedanBisnis – Medan. Sejak 1 September 2011, penyaluran pupuk urea bersubsidi dilakukan oleh PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) dari sebelumnya dulakukan oleh PT Pupuk Sriwijaya (Pusri). Sedangkan pupuk non urea bersubsidi tetap disalurkan oleh PT Petro Kimia Gresik dan untuk pupuk non subsidi disalurkan PT Pusri.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Sarana Pertanian Dinas Pertanian Sumatera Utara (Distan Sumut) Nurhijjah Siregar di ruangannya, Jalan AH Nasution kepada MedanBisnis, Senin (24/10).

Ia menjelaskan, kebutuhan pupuk bersubsidi tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, peternakan, dan pakan budidaya untuk urea sebanyak 23.7000 ton, SP – 36 sebanyak 37.000 ton, ZA 58.000 ton, NPK 149.500 ton, dan organik 70.000 ton.

Peralihan penyalur pupuk bersubsidi tersebut menurutnya merupakan kebijakan dari PT Pusri karena perubahan rayonisasi penyaluran di Sumut, Nanggroe Aceh Darusalam (NAD), Riau dan Kepulauan Riau.

Dikatakannya, hal lainnya yang berubah adalah warna pupuk untuk membedakan pupuk bersubsidi dan non subsidi. “Kalau dulu hanya dibedakan dari tulisan di karungnya, kini dari warna pupuknya,” katanya.

Untuk pupuk bersubsidi kata dia, saat ini warnanya pink. Perubahan warna tersebut sejak 1 Oktober lalu. Namun, menurutnya di lapangan masih beredar pupuk bersubsidi yang lama dan tidak akan ditarik. “Targetnya, pupuk yang lama, pada 31 Desember tahun ini sudah habis,” ujarnya.

Selain itu, ia mengungkapkan, distribusi pupuk urea saat ini paling besar tetap di Kabupaten Simalungun yakni 30.443 ton per tahun. Kemudian Kabupaten Karo sebanyak 22.425 ton per tahun, dan Deli Serdang 20.562 ton per tahun.

Namun begitupun realisasi daya serap pupuk urea saat ini paling banyak di Kabupaten Deli Serdang sebanyak berkisar 119,11%, Kabupaten Karo 93,78% dan Simalungun 85,87%. “Deli Serdang paling tinggi karena mereka lebih dahulu melakukan penanaman beberapa tanaman di daerahnya,” ujarnnya. (cw 02)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *