PENERIMA KALPATARU DEKLARASIKAN PENYELAMATAN DANAU TOBA

Toba Samosir, (Analisa). Tiga pengabdi lingkungan penerima penghargaan Kalpataru Propinsi Sumatera Utara, bersama sejumlah kader binaan mereka mendeklarasikan komitmen pelestarian lingkungan dan seruan penyelamatan Danau Toba kepada Menteri Lingkungan Hidup di Jakarta.
“Dokumen deklarasi berisi tiga butir pernyataan guna memperjuangkan kelestarian ekosistem Danau Toba tersebut telah kami serahkan kepada Staf Kementerian Lingkungan Hidup RI, Joni Purba untuk diteruskan kepada Menteri Lingkungan Hidup di Jakarta,” ujar Marandus Sirait, perwakilan penerima penghargaan Kalpataru di Lumbanjulu, Kamis (20/10) yang lalu.

Ia mengatakan, komitmen yang dituangkan dalam deklarasi tersebut, yakni akan tetap berjuang menjaga kelestarian ekosistem kawasan Danau Toba dan menolak segala bentuk pengrusakan lingkungan serta akan tetap menjadi pelaku aktif dalam pemulihan ekosistem kawasan danau dimaksud.

Marandus menyebutkan, dirinya bersama dua orang pengabdi lingkungan penerima kalpataru lainnya yakni Paris Sembiring dari Medan serta Hasoloan Manik dari Kabupaten Dairi, juga menyampaikan pernyataan serupa kepada Badan Lingkungan Hidup Propinsi Sumatera Utara serta Pemkab Toba Samosir.

“Deklarasi bertujuan untuk membangun kesatuan dan kesamaan persepsi di antara para penerima Kalpataru sebagai bentuk komitmen terhadap kepedulian perbaikan kualitas ekosistem Danau Toba yang dewasa ini kian terganggu keseimbangannya,” kata penerima Kalpataru Kategori Perintis Lingkungan tahun 2005 itu.

Penyampaian naskah deklarasi dikemas dalam suatu kegiatan “Revitalisasi Peran Penerima Kalpataru Propinsi Sumatera Utara” di Taman Eden “100”, Desa Sionggang Utara, Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba Samosir, Propinsi Sumatera Utara, Kamis ( 20 / 10).

Acara tersebut dihadiri Staf Kementerian Lingkungan Hidup RI, Joni Purba mewakili Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup, Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Ilyas Asaad serta Indra Utama mewakili Badan Lingkungan Hidup Propinsi Sumatera Utara.

Marandus menambahkan, dirinya merasa cukup ngeri memikirkan dampak yang terjadi atas kerusakan ekosistem Danau Toba pada saat sekarang ini, dan jika terus dibiarkan degradasinya akan semakin parah, apalagi ditambah pembalakan liar di sekitar kawasan hutan di wilayah tersebut.

Memang, kata dia, gerakan moral serta tanggung jawab menyalamatkan danau yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia tersebut, harus merupakan panggilan nurani dan bukan keterpaksaan, dan tentunya perlu diperlihatkan dengan aksi nyata bukan sekedar nyanyian nina bobo buat lingkungan hutan dan ekosistem Danau Toba.

“Nilai-nilai kearifan yang terkandung pada kegiatan Kalpataru, perlu disebarluaskan kepada masyarakat luas, bahkan direplikasi sebagai model pengelolaan lingkungan hidup berbasis masyarakat,” katanya. (rel/ton)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

3 Responses to PENERIMA KALPATARU DEKLARASIKAN PENYELAMATAN DANAU TOBA

  1. Pingback: buy dmt australia

  2. Pingback: buy golden teacher magic mushroom online for sale overnight delivery in usa canada uk australia

  3. Pingback: Buy weed online safely

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *