CAPAI SWASEMBADA, PEMKAB ASAHAN PERBAIKI JARINGAN IRIGASI

MedanBisnis – Kisaran. Pembagunan pertanian di Kabupaten Asahan kini dihadapkan dengan permasalahan yang kompleks mulai dari lahan pertanian yang semakin sempit, infrastruktur kurang memadai serta sarana dan prasarana yang memerlukan perbaikan.
“Untuk mengatasi persoalan yang dihadapi, Pemkab melalui APBD akan memperbaiki jaringan irigasi, peningkatan jalan usaha tani terutama di sentral produksi padi,” kata Wakil Bupati Asahan Surya, pada pembukaan acara Posko Desa di Desa Pondok Bungur, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, Senin (17/10).

Selain itu, kata Surya bahwa fenomena perubahan iklm ekstrem yang terjadi di bagian belahan dunia mengharuskan semua melakukan langkah-langkah sistematis mulai dari antisipasi, sampai dengan adaptasi, agar program kerja yang telah disusun dapat terealisasi.

“Saya berharap Dinas Pertanian dapat membuat konsep pembangunan pertanian yang dapat mengakomodir dan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada, seperti di kecamatan ini (Kecamatan Rawang Panca Arga-red). Kecamatan ini dijadikan sentral pertanaman padi di Kabupaten Asahan,” kata Surya.

Surya juga berharap masyarakat tani setempat tidak melakukan alih fungsi lahan pertanian khususnya lahan sawah seperti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan. “Mari kita saling berkoordinasi  untuk meningkatkan hasil pangan di Asahan. Bila ada persoalan mari kita cari solusinya bersama-sama,” ucap Surya.

Kepala Dinas Pertanian Asahan, Oktoni Eryanto menjelaskan pelaksanaan acara posko desa bertujuan untuk pembelajaran bagi petani dalam mengembangkan diri serta meningkatkan pengetahuan serta keterampilan.

Selain itu juga sebagai wadah menyampaikan apresiasi dan aspirasi sehingga titik berat pembagunan pertanian untuk menuju swasembada pangan terwujud.

“ Ini posko desa ke dua yang digelar, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksankan setiap tahun sebanyak tiga kali, ditampung dalam DPA satker Dinas Pertanian APBD Asahan,” kata Oktoni kepada MedanBisnis disela-sela kegiatan posko desa tersebut.

Posko Desa dirangkai dengan  memberikan bantuan  APPO sebanyak 3 unit, power threser 20 unit, bantuan benih padi sebanyak 20 ton, dana bersumber dari APBD I Dinas Pertanian Sumatera Utara, APBN dan APBD Asahan 2011, dan acara dirangkai dengan dialog dengan petani.

Sementara itu, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Asahan, Handi Arfan mengucapkan terimaksih kepada Pemkab Asahan yang peduli tehadap dunia pertanian, namun diharapkan rencana program pembagunan pertanian lebih cerdas lagi, baik dari Pemkab Asahan, propinsi maupun pemerintah pusat. (indra sikoembang)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *