TINGKATKAN POPULASI SAPI, ASAHAN LAKSANAKAN TE DAN TWINNING

MedanBisnis – Kisaran. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kini melaksanakan program transfer embrio (TE) dan kelahiran kembar (twinning). Program dalam upaya meningkatkan populasi dan mutu genetik ternak sapi di kabupaten ini merupakan terobosan baru dalam bidang bioteknologi reproduksi ternak.
“Tujuan untuk meningkatkan mutu genetik ternak sapi secara cepat serta meningkatkan penyediaan sumber bibit unggul. Kita berharap dengan program ini dapat mendukung program swasembada daging sapi 2014 di Kabupaten Asahan di samping meningkatkan pendapatan masyarakat,” kata Wakil Bupati Asahan, Surya saat memberikan bimbingan dalam program TE dan Twinning di Desa Sipaku Area Kecamatan Simpang Empat, Jumat (14/10).

Program yang bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumatera Utara (Sumut) serta balai embrio transfer (BET) Cipelang Bogor tersebut sangat didukung Pemkab Asahan dan diharapkan program ini dapat berkelanjutan di masa mendatang. “Kami berharap dukungan BET Cipelang dapat berkelanjutan guna meningkatan mutu genetik sapi di Asahan,” kata Surya.

Dirjen Budi Daya Ternak Direktorat Jenderal Peternakan Kementerian Pertanian RI, Fauji Luthan mengatakan, Indonesia merupakan negara agraris namun kebutuhan pakan ternak khususnya ternak sapi masih kekurangan. Akibatnya, negara menerima pasokan daging sapi hingga puluhan ribu ton dari luar negeri untuk kebutuhan masyarakat dalam negeri. “Sudah saatnya kita bangkit untuk dapat memenuhi kebutuhan daging sapi di negeri ini,” jelasnya.

Fauzi juga mengatakan, program ini diharapkan Kabupaten Asahan menjadi salah satu  kabupaten percontohan dalam bidang ternak sapi, dan diharapkan juga Asahan dapat menjadi pemosok daging sapi terbesar di negeri ini. “Semoga progarm ini dapat memberikan motivasi kepada masyarakat dan Pemkab Asahan memiliki komitmen terhadap ternak,” ujar Fauzi.

Kepala Dinas Peternakan Asahan Amir Husein Siregar dalam keterangannya mengatakan, program transfer embrio dan kelahiran kembar yang dilaksanakan di Asahan merupakan kerja sama Balai Embrio Transfer Cipelang Bogor, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumut, Direktur Budidaya Ternak Kementerian Pertanian RI, serta perbankkan selaku pihak pendana.

“Kami berupaya agar Kabupaten Asahan menjadi kabupaten percontohan dalam bidang pembudidayaan ternak khususnya ternak sapi,” kata Amir Husien Siregar sembari mengucapkan terima kasih kepada pengusaha Felix Wijaya yang telah memberi fasilitas tempat dilakukan acara TE dan Twinning. (indra sikoembag)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *