HKBP BANGUN SOPO MARPIKKIR DI JAKARTA

JAKARTA (Waspada): Memasuki usia ke 150 tahun Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), sebagai lembaga gereja terbesar di Asia Tenggara, makin menyelaraskan visinya menjadi gereja yang inklusif, dialogis dan terbuka.

Salah satu langkah untuk menjalankan visinya, Panitia Nasional Jubileum 150 tahun HKBP yang diketuai Edwin Pamimpin Situmorang, menggagas pembangunan Sopo Marpikkir, yang diharapkan menjadi pusat kegiatan para pemikir HKBP.

Untuk merealisasi pembangunan Sopo Marpikkir ini,  jajaran Panitia Nasional Jubileum 150 tahun HKBP, telah meletakkan batu pertama pembangunan Sopo Marpikkir, Sabtu (8/9), di Pulau Gebang Jakarta Timur, disaksikan Ephorus HKBP Pdt  DR Bonar Napitupulu dan jemaat HKBP.

Bangunan Sopo Marpikkir dengan multifungsi direncanakan delapan lantai di atas lahan 4.800 meter persegi. Beberapa lantai bisa menjadi perkantoran dan satu lantai disediakan untuk aula pertemuan yang disewakan untuk umum, jelas Ketua Umum Panitia Nasional Jubileum 150 Tahun HKBP Edwin Pamimpin Situmorang.

Gedung yang direncanakan delapan tingkat ini , katanya, bukan hanya sekedar tempat berkumpulnya para pemikir  HKBP, tetapi juga merupakan tempat berkumpulnya masyarakat Batak untuk merumuskan pemikirannya tentang gereja dan masyarakat Batak ke depan.

Ephorus HKBP Bonar Napitupulu mengharapkan  Sopo Marpikkir yang mulai dibangun ini bukan hanya sekadar tempat berkumpulnya para pemikir jemaat HKBP, tetapi juga merupakan satu tempat untuk menciptakan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Bidang Pembangunan Fisik  Jubileum 150 tahun HKBP Teddy Robinson Siahaan yang juga Direktur Operasional PT Perum Perumnas menyebutkan, semua sarana dan prasarana gedung ini dibutuhkan dana sekitar Rp35 miliar. (aya)
sumber: http://waspadamedan.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *