SANGGAR SIRULO TAMPIL DI LUBUKPAKAM DAN TANJUNGBARUS

LORETA. MEDAN. Bulan Oktober 2011 ini adalah bulan sibuk untuk Sanggar Seni Sirulo. Sabtu 15 Oktober 2011, sanggar ini mengikuti Festival Seni yang diadakan oleh Dinas Budaya dan Pariwasata Kabupaten Deliserdang bertempat di Lubukpakam. Selanjutnya, Sabtu 29 Oktober 2011, sanggar ini tampil di acara kerja tahun Desa Tanjungbarus (Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo).

Untuk penampilan di Lubukpakam, Sirulo menampilkan musik, tari, lagu, monolog dan percakapan yang membahas keadaan pemukiman, lingkungan sekitar dan budaya Karo di Kecamatan Pancurbatu. “Ini sekaitan dengan penampilan sanggar kita yang mewakili Kecamatan Pancurbatu,” kata ketua sanggar Ita Apulina Tarigan.

Selanjutnya Ita menjelaskan penampilan ini tidak banyak berbeda dengan penampilan mereka di Hotel Dharma Deli (Medan) saat mengikuti Festival Theater Rakyat yang diadakan oleh Pemprovsu khususnya Infokom Pemprovsu tahun lalu. Saat itu, Sirulo mewakili Pemko Medan dan berhasil meraih Juara III untuk seluruh Sumatera Utara. Atas raihan itu pula Infokom Pemrovsu mengirim Sirulo ke kerja tahun Desa Limang (Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo) 28 Juli 2011 lalu.

“Di Limang kita juga menampilkan kombinasi musik, tari, lagu dan percakapan. Bahkan di sini kita juga menampilkan pembacaan puisi dan melukis di atas pentas. Penampilan seni total lah,” kata Ita kepada SoraSirulo.Net di sela-sela latihan persiapan sanggar untuk mengikuti Festival Seni Deliserdang.

Adapun penampilan di Tanjungbarus 29 Oktober nanti, Sirulo juga menampilkan kombinasi musik, tari, lagu dan dialog. Pelawak kondang Bejenk Ginting yang turut memperkuat Sirulo dalam penampilannya di Limang diharapkan masih memperkuat Sirulo di Tanjungbarus. Demikian juga beberapa artis Sirulo yang selama ini pulang kampung atau melaksanakan tugas di tempat kerjanya di kota lain akan menggabungkan diri.

Averiana br Barus, misalnya, yang selama ini berada di Bandung telah menggabungkan diri dalam tiga kali latihan. Masmur Sembiring yang kembali ke Bukitlawang setelah menamatkan kuliah di Unimed baru menggabungkan diri pada latihan malam ini. Ratna Sari br Tarigan yang selama ini berada di Belanda, dan sempat bergabung nampil dengan Tartar Bintang Belanda di Museum Etnologi Leiden, kini telah menggabungkan diri dalam latihan-latihan Sirulo. Erna br Ginting yang bekerja di Kisaran akan menyusul bergabung untuk persiapan penampilan di Tanjungbarus. Salah satu pendatang baru dalam tim Sanggar Sirulo adalah Marcel Barus, putra perkolong-kolong terkenal Keleng Barus.
sumber : http://www.sorasirulo.net

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *