ISRAEL SEPAKAT TUKAR SATU SERDADU DENGAN 1.000 TAHANAN PALESTINA

TEMPO Interaktif, Yerusalem – Israel dan Hamas pada Selasa, 11 Oktober 2011, menyepakati pertukaran antara Sersan Kepala Gilad Shalit dan lebih dari 1.000 tahanan Palestina. Kesepakatan ini dicapai dalam perundingan yang ditengahi Mesir.

Dalam pidato yang disiarkan secara nasional melalui televisi, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa Shalit, 25 tahun, yang disekap hamas sejak Juni 2006, bakal pulang dalam beberapa hari lagi. Ia menyebut kesepakatan ini sebagai sebuah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan.

“Dengan semua yang terjadi di Mesir dan kawasan (Timur Tengah), saya tidak tahu apakah di masa depan kesepakatan lebih baik atau bahkan sepakat untuk masalah ini,” kata Netanyahu. Dalam pemungutan suara di Knesset (parlemen Israel), 26 anggota mendukung dan 3 menolak.

Kesepakatan ini berlangsung di tengah upaya Presiden Otoritas Palestina Mahmud Rida Abbas mendapat pengakuan kemerdekaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa. Perjanjian yang mengguncangkan politik di kawasan ini juga muncul saat Timur Tengah dilanda revolusi.

Menurut seorang pejabat Israel, Tel Avivi hari ini juga mengirim surat permintaan maaf atas tewasnya lima polisi Mesir oleh pasukan Israel di perbatasan. Insiden ini meningkatkan sentimen anti-negara Zionis itu yang berpuncak pada pendudukan Kedutaan Besar Israel di Ibu Kota Kairo, Mesir.

Kepala Biro Politik Hamas di Damaskus (Suriah), Khalid Misya’al, menyebut kesepakatan ini sebagai prestasi nasional. Ia menggambarkan perundingan yang terjadi dengan Israel amat-amat sulit. Ia menjelaskan total tahanan Palestina yang bakal bebas 1.027, termasuk 315 terpidana seumur hidup dan 27 perempuan.

Menurut televisi Israel, sebanyak 450 tahanan akan dibebaskan saat Shalit dibawa ke Mesir dalam satu pekan mendatang. Dua bulan kemudian, sisa tahanan akan dilepas. Menurut wartawan Israel yang mendapat penjelasan singkat soal kesepakatan itu, pemimpin Intifadah, Marwan Barghuti, tidak masuk dalam daftar tahanan yang akan bebas.
sumber : http://www.tempointeraktif.com

This entry was posted in Berita, Berita Pilihan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *