KEMENTERIAN PERTANIAN USULKAN KREDIT KHUSUS PANGAN

MedanBisnis – Jakarta. Kementerian Pertanian mengusulkan adanya penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus sektor pangan, khususnya padi. Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Sumardjo Gatot Irianto mengatakan, usulan sudah disampaikan ke Menteri Koordinator Perekonomian.
KUR khusus sektor pangan diusulkan karena masih banyak petani miskin. Selain itu, selama ini KUR banyak disalurkan ke sektor yang relatif mapan seperti bawang merah, tembakau, tebu, dan kelapa sawit.

“Usaha tani sektor pangan atau padi ini, kan, periodenya juga pendek. Karena itu, kami minta penyaluran KUR lebih spesifik lagi. Kami pun punya target surplus beras 10 juta ton,” kata Gatot, Senin (3/10).

Tahun ini pemerintah menganggarkan KUR sebanyak Rp 20 triliun. Sebanyak 25 persennya atau Rp 5 triliun ditargetkan bisa terserap oleh sektor hulu seperti pertanian, perikanan, ataupun pengolahan. Hingga kini penyerapan KUR di sektor hulu pertanian baru tercapai 19,1%.

Gatot menjelaskan, rendahnya penyerapan KUR di sektor hulu pertanian karena kendala perbankan. “Bank bilang petugas mereka terbatas dan untuk menambah petugas, maka harus ada keuntungan Rp 70-80 juta untuk bayar gaji, bonus petugas, dan lainnya. Sehingga minimal harus 300 debitor,” jelasnya.

Sebagai langkah menggenjot penyerapan KUR di sektor pertanian, Kementerian Pertanian mengaku terus melakukan sosialisasi ke daerah. Tujuannya agar akses penyaluran KUR bisa menjangkau hingga ke pelaku usaha kecil. Sosialisasi dilakukan hingga level dinas dan kabupaten.

“Ke depan kami berharap ada target khusus penyaluran KUR untuk komoditas pangan, utamanya padi. Jadi, tidak masuk dalam KUR keseluruhan, lebih spesifik agar bisa dipantau. Tapi, ini baru usulan,” katanya. (tnr)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *