BISA DIPANEN SEJAK USIA MUDA PEPAYA CALIFORNIA

Pepaya california merupakan buah yang cukup digemari masyarakat lantaran rasanya yang manis dan harga yang sangat terjangkau. Buah tersebut bisa ditemukan di supermarket besar maupun di pasar tradisional di Sibolga, Nias, Batam, Pekanbaru, Palembang, Jambi dan tentu saja di Medan.
Masyarakat sudah bisa mendapatkan manfaat besar dari kandungan gizi di dalamnya, antara lain vitamin, betakaroten (anti oksidan), protein, lemak dan berbagai enzim dan senyawa yang sangat berguna bagi tubuh manusia dengan hanya mengeluarkan uang sedikit karena harganya yang murah. Meski namanya “Pepaya California” namun buah ini bukanlah buah impor yang didatangkan dari benua Amerika, melainkan buah lokal yang berasal dari Dusun II, Desa Bandar Labuhan, Tanjungmorawa, Deliserdang, Sumatera Utara.Menuju rumah salah seorang petani pepaya california bernama Min di Dusun II Desa Bandar Labuhan, terlihat di kanan dan kiri jalan berderet-deret pohon pepaya dengan buahnya yang masih menggantung dan siap dipetik. Berseling-seling dengan pepohonan kelapa, pohon pisang dan rumah warga. Oleh masyarakat sekitar, Pak Min lebih populer disapa dengan panggilan Min Cabai atau Min Pepaya.

Untuk menemukan rumahnya, dapat ditandai dengan lapangan bola di ujung sebelah kanan jalan. Lahan luas dengan tegakan pohon pepaya yang ditanam dengan jarak dua setengah kali dua meter dan di tengah-tengahnya terdapat satu rumah, di sana Min tinggal dengan keluarganya. Di sebelah kanan rumahnya terdapat tenda tempat pembibitan pepaya. Sedangkan sebelah kiri terdapat kebun cabai. Rumah tersebut dikelilingi dengan tanaman yang menghasilkan jutaan rupiah setiap bulannya, pepaya california.

Di teras rumahnya, Min menyuguhkan pepaya yang warna dagingnya merah menyala dengan rasa yang manis. Ukurannya tidak begitu besar. Menurutnya, karakter pepaya california memang demikian. Yaitu berkulit tebal dan permukaannya rata, dagingnya kenyal, tebal, dan manis rasanya, biji yang tidak terlalu banyak. Bobotnya berkisar antara 600 gram sampai dengan 2 kg.
“Buahnya tidak begitu besar dan agak lonjong, panjangnya tak lebih dari 30 cm,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa pohon pepaya california sudah bisa berbuah sejak tanaman berusia 6 bulan. Pada usia tersebut, tingginya tidak sampai 2 meter namun buah yang muncul sangat banyak. “Buahnya muncul di batang jaraknya dari tanah 40 cm- 50 cm sampai ke ujungnya,” katanya. Menurutnya, pohon pepaya akan terus berbuah sampai usia lebih dari 5 tahun jika dengan perawatan yang baik. Sementara dengan perawatan seadanya, masa berbuah terjadi selama 2,5 tahun.

Dari tiap pohonnya, buah yang bisa dipetik sebanyak 3-4 buah. “Yang lainnya dipetik waktu berikutnya, sembari menunggunya lebih besar lagi,” tambahnya. Menurutnya, selama 2,5 tahun setiap pohonnya bisa menghasilkan 600 – 700 buah. Ia berpendapat, pada umumnya pohon pepaya bisa mengalami masa trek yang mana pertumbuhan buah hanya sedikit pada waktu tertentu, namun hal itu bisa disiasati dengan perawatan yang baik. Untuk itu, ia melakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk kandang dan pupuk ramah lingkungan (ramling).

“Saya tidak mau menggunakan pupuk kimia, karena pasti nanti akibatnya akan merusak tanaman dan tanahnya. Selain itu, masa untuk perbaikan tanahnya akan memakan waktu lama,” ujarnya. Untuk pemupukan, dilakukan setiap 2,5 bulan sekali sebanyak 300 goni untuk lahan seluas 1 hektare dengan pohon sebanyak 1.050 batang.

Perawatan tersebut, selain untuk memompa produksi menjadi lebih besar, juga bisa mencegah dan mengurangi hama pepaya berupa kutu putih yang menyebabkan buah dan daun berkapur serta lalat buah yang bisa menyebabkan buah tidak bagus atau berjamur. Beberapa kendala yang biasa dialami tanaman pepaya adalah jika sudah terserang penyakit, daunnya mudah rontok, dan buah pepaya yang terserang jamur biasanya warnanya menjadi putih pucat, kulit buah tampak tidak segar.

Namun begitu, menurutnya, cara mengatasi hama tersebut tidaklah sukar. “Hama itu bisa diatasi dengan mudah,” ujarnya.

Ia mengaku sudah sejak muda menjadi petani dan mengerti mengenai perawatan tanaman. Khusus mengenai pepaya california, ia mengaku bersedia membantu dan berbagi pengalaman untuk membudidayakannya. (cw 02/yuni naibaho)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

2 Responses to BISA DIPANEN SEJAK USIA MUDA PEPAYA CALIFORNIA

  1. Wow! Thank you! I always wanted to write on my blog something like that. Can I include a fragment of your post to my site?

  2. I’d perpetually want to be update on new blog posts on this site, saved to favorites ! .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *