DANAU SIOMBAK BUTUH INVESTOR

TRIBUN-MEDAN.com. MARELAN – Danau Siombak, sebuah danau buatan yang terletak di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, nasibnya kini terombang-ambing. Untuk menjadikannya objek wisata yang bernilai tinggi, danau ini kini butuh sentuhan investor yang mau menanamkan modal untuk mengelola aset wisata bahari satu-satunya di Kota Medan.Lurah Paya Pasir, Saiful Bahri Nasution pada Rabu (21/9) menjelaskan, danau ini seluas 34 hektar ini terbentuk dari korekan tanah timbun proyek tol Belmera oleh PT Takenaka pada tahun 1980- an.

Setelah itu berkali-kali kepemilikan Danau Siombak berpindah tangan. Terakhir pada masa Wali kota Abdillah  danau ini dibeli PT Expend dengan harga Rp 1,2 miliar. Tapi sayangnya, belum maksimal dikelola.

Beberapa kali pihak kelurahan mengundang investor untuk menanamkan modal di objek wisata ini. Namun kebanyakan tak bersedia karena investasinya terlalu tinggi, mencapai Rp 25 miliar.

Pada tahun baru 2010, Kelurahan Paya Pasir membuat acara Gebyar Kembang Api. Selain menghibur warga, kegiatan ini juga untuk mengundang investor. Saat itu sempat ada dua investor dari Hongkong dan Korea yang tertarik. Namun, mereka juga menilai harga yang ditawarkan terlalu tinggi.

“Upaya penyebarluasan informasi ini terus kita lakukan untuk menari investor. Karena ini merupakan satu-satunya taman wisata bahari di Medan. Tidak jauh, strategis, dan tempatnya bagus,” kata Saiful.

Menurut Saidul, pernah ada seorang investor merencanakan lahan ini mau dibuat kebun binatang liar seperti Ragunan, jakarta. Di lahan itu rencananya akan dibuat fasilitas lengkap, dengan kendaraan yang bisa mengantar pengunjung untuk berkeliling. Lengkap pula dengan 11 unit kereta gantung. Entah kenapa ini pun tak jadi.

Kini, Danau Siombak hanyalah objek wisata yang indah tapi tak terurus. Hanya dijadikan kolam pancing yang ramai di akhir pekan. Padahal jika dikelola secara serius, tak hanya pemerintah yang diuntungkan. Tapi juga warga sekitar bakal terdongkrak ekonominya. (zli)
sumber: http://medan.tribunnews.com

This entry was posted in Berita, Jelajah Objek Wisata Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *