IKAN TERI THAILAND KUASAI PASAR TANJUNGBALAI

MedanBisnis – Tanjungbalai. Meski beberapa waktu sempat menghilang, tapi dalam dua bulan terakhir ini ikan teri asal Thailand mulai menguasai pasar di Kota Tanjungbalai.
Dampak membanjirnya ikan teri asal Thailand tersebut mengakibatkan terpuruknya harga ikan teri lokal khususnya hasil tangkapan nelayan tradisional.

Pantauan MedanBisnis di Tanjungbalai, Senin (12/9), karena ikan teri asal Thailand ini harganya relative lebih murah atau berkisar Rp 15.000 hingga Rp 25.000 per kg, membuat ikan teri impor ini lebih diminati masyarakat. Apalagi ikan teri asal Thailand ini dikemas rapi dalam kardus seperti kemasan roti.

Sementara ikan teri local, meskipun juga ada yang telah dikemas rapi, tapi karena harganya jauh lebih tinggi atau berkisar Rp 60.000 per kg, menjadi kurang diminati.

Karena ikan teri asal Thailand ini jauh lebih murah dari produk teri nelayan lokal, tak hanya masyarakat Tanjungbalai, para pedagang ikan asin yang dating dari berbagai daerah seperti dari Dairi, Kabanjahe, Medan, Pekan Baru, Tapanuli Selatan dan beberapa daerah lainnya yang berbelanja ke sentra ikan asin di Tanjungbalai, juga memilih ikan teri impor asal Thailand untuk mereka jual di daerahnya masing-masing karena lebih menguntungkan.

Namun, meski ikan teri asal Thailand ini sudah mulai menguasai pasar di Tanjungbalai dan beberapa daerah lainnya di Sumatera Utara, tetapi sampai saat ini kelihatannya belum ada upaya dari instansi terkait untuk melakukan penelitian, sebab ikan teri asal Thailand itu oleh sejumlah pihak dikuatirkan menggunakan formalin yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat yang mengkonsumsinya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Tanjungbalai Anggiat SH yang ditemui MedanBisnis di kantornya, kemarin mengatakan, pihaknya sama sekali belum mengetahui adanya ikan teri asal Thailand yang beredar di pasaran. Soalnya, berdasarkan hasil survey yang dilakukan di lapangan, sebutnya, ikan teri yang dikemas dalam kardus tersebut bukan dari Thailand, melainkan produksi dalam negeri yang akan dikirim ke berbagai daerah termasuk PekanbBaru. (arsyad yus)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *