ENAM SASARAN TERPENUHI, NELAYAN BISA SEJAHTERA

MedanBisnis – Jakarta. Forum Komunikasi Nelayan Jakarta mengusulkan enam hal yang dapat dilakukan pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan tradisional.
“Jika enam hal yang merupakan kebutuhan dasar para nelayan ini bisa dipenuhi oleh pemerintah, maka kami yakin nelayan tradisional di Indonesia akan bisa sejahtera dan bisa merasakan manfaat adanya pemerintah,” kata Ketua Forum Komunikasi Nelayan Jakarta, Tiharom, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (12/9).

Menurut Tiharom, keenam hal itu antara lain modal usaha untuk produksi/pengolahan, asuransi iklim dan jiwa, serta subsidi BBM dan biaya produksi yang memadai.

Selain itu, lanjutnya, hal lainnya yang dinilai bisa meningkatkan kesejahteraan nelayan tradisional adalah pemberian insentif penjualan harga ikan di tempat pelelangan ikan (TPI), penghapusan pungutan perikanan, dan jaminan penggantian kapal bila terjadi kerusakan.

Sepanjang keenam hal itu masih belum dapat dipenuhi, masih menurut dia, maka kebijakan apapun yang dikeluarkan pemerintah dinilai tidak akan memberikan manfaat kepada nelayan tradisional. “Termasuk kesepakatan Perdagangan Bebas ASEAN-China,” katanya.

Sementara itu, LSM Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) mendesak agar pemerintah melakukan kebijakan proteksi yang tepat terhadap nelayan tradisional untuk mendapatkan perlindungan dari dampak negatif pasar bebas.

“Di sektor perikanan terdapat banyak nelayan tradisional yang tidak bisa bersaing di pasar bebas dan masih membutuhkan proteksi dan fasilitas dari pemerintah,” kata Koordinator Program Kiara Abdul Halim.

Menurut Abdul Halim, kebijakan proteksi tersebut dapat dilakukan antara lain dengan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas terhadap para nelayan tradisional. (ant)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *