213.138 ANAK SUMUT BUTA HURUF

MEDAN – Sebanyak 213.138 anak di Sumut mengalami buta huruf. Jumlah tersebut tersebar di 33 kabupaten kota dengan jumlah terbanyak ditemukan di  Kabu­paten Deli Serdang, 24.591 anak. Disusul, Kabupaten Asa­han  mencapai 24.558 anak,Nias Selatan 23.740 anak, Sima­lungun 21.807 anak, Kabupaten Langkat 20.694 anak.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Pen­didikan non Formal, In­formal dan PAUD Dinas Pen­didikan Su­mut, Bambang Siswanto. Disebutkan Bambang, angka buta huruf ini berdasarkan data tahun 2010. Sementara untuk tahun 2011 ini, masih dalam tahapan proses pendataan. Di­rincikannya, dari 213.138 anak yang buta huruf tersebut berusia antara 15 tahun hingga 24 tahun. Dari jumlah ini, sebanyak 121.700 yang buta huruf tersebut, merupakan anak perempuan. Sisanya, 91.438 anak laki-laki yang mengalami putus sekolah.

join_facebookjoin_twitter

Dijelaskan Bambang,  anak-anak yang buta huruf ini, mayoritas terdapat di kawasan perkebunan dan juga tepi pantai. Sementara penyebabnya, anak-anak buta huruf ini, dika­renakan mereka putus seko­lah sebelum kelas empat sekolah dasar. “Penyebabnya putus se­ko­lah dan tidak mau seko­lah,” jelasnya.

Di samping itu, juga karena faktor ekonomi keluarga. “Sedang­kan pengaruh lingkungan, yang menyebabkan anak putus sekolah sangat rendah,” katanya. Dalam upaya memberantas angka buta huruf ini, disebutkannya, salah satu kendala terberatnya disebabkan enggannya sasaran untuk mengakui atau malu jika dia buta huruf.

Selain itu, kendala lainnya, disebabkan sasaran yang berpindah-pindah karena faktor kemiskinan. Di samping adanya harapan masyarakat yang buta aksara ini, untuk mendapatkan kontribusi jika mengikuti program pemberantasan buta ak­sara ini.

Secara terpisah, Analis Pendidikan, Syawal Gultom menilai sejauh ini Dinas Pendidikan Sumut belum maksimal dalam upaya menuntaskan buta huruf ini.”Masih belum maksimal. Kurang strategi. Demikian juga pemberdayaan potensi yang ada,” kata mantan Rektor Universitas Negeri Medan ini. Sementara persoalan dana dan geografis merupakan tantangan yang harus dihadapi.

Menurutnya, bagaimana melakukan pendidikan kecuali memperoleh keterampilan. Dengan menghasilkan produk dan jasa, hanya bisa dilakukan dengan bisa membaca dan menulis.

“Jika tidak, tidak mungkin mungkin bisa menghasilkan. Memang harus dilakukan strategi yang simultan,” tandasnya seraya menegaskan, bangsa yang melek huruf akan lebih produktif. Dan angka buta huruf ini sangat memungkinkan untuk dituntaskan jika terus didorong, dengan menggunakan strategi serta memberdayakan pihak-pihak lainnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Anggota DPRD Sumut, M Nuh. Menurutnya, masalah buta huruf yang melanda masyarakat di sejumlah daerah di Sumatera Utara perlu disikapi dengan serius. Karena masalah ini akan mempengaruhi indeks pembangunan manusia (IPM).

“Ini masalah serius. Hal ini akan menyebabkan pembangunan manusianya tertinggal jika dibandingkan dengan anak yang dapat mengenyam pendidikan dengan baik,” ujarnya kepada Waspada Online,  tadi malam.

Dia menambahkan, dengan persoalan ini, Dinas Pendidikan perlu bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan yang terjadi di kabupatennya masing-masing.

“Pengelolaan anggaran publik yang transfaran. Jika anggarannya tidak banyak, dapat di dukung oleh pemerintah provinsi,” ujar anggota dewan dari Deli Serdang ini.

Menurutnya, persoalan ini, harus segera diatasi dengan melakukan berbagai strategi.  Termasuk jika para warga tersebut lebih memilih untuk bekerja dibandingkan dengan belajar.

“Kalau bekerja, dibuat kelas Sabtu Minggu. Pembenahan, insentif juga harus dipikirkan untuk mendorong agar pemberantasan buta aksara ini bisa dituntaskan,” bebernya.
sumber: http://waspada.co.id

This entry was posted in Berita, Berita Pilihan. Bookmark the permalink.

3 Responses to 213.138 ANAK SUMUT BUTA HURUF

  1. What would we do without the presence of the marvellous tips you write about on this web site? Who has the patience to deal with crucial topics for the health of common readers like me? I and my buddies are very delighted to have your web site among the types we frequently visit. We hope you know how considerably we appreciate your work! Best wishes coming from us all.

  2. Pingback: Alrasheed University College |rasheed|alrasheed college

  3. Pingback: buy marijuana online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *