SEPEKAN LEBARAN – OBJEK WISATA BERASTAGI DISERBU PENGUNJUNG

Sepekan Lebaran, puluhan ribu wisatawan lokal yang berasal  dari Medan, Binjai, Pematangsiantar dan dae­rah lainnya, memadati Kota Be­rastagi. Selain mengunjungi sejumlah objek wisata yang ada di daerah ter­sebut, kedatangan wisatawan untuk menghirup udara segar pegunungan sekaligus menyemarakkan perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1432 H.

Akibat lonjakan pengunjung, mem­buat  semua  hotel berbintang, bu­nga­low, hotel melati dan villa yang ada di sudut kota serta penginapan yang ada di sepanjang jalan protokol Kota Berastagi penuh.

Pantauan wartawan, wisatawan lokal yang datang tidak saja  mengendarai mobil pribadi, tetapi banyak juga  secara berkelompok  mengendarai  sepeda motor. Sebelum mengunjungi objek-objek wisata yang ada di sekitar  Berastagi, mereka terlebih dulu mencari  penginapan.

Lonjakan wisatawan lokal yang berkunjung ke daerah itu  sudah di­perhitungkan sebelumnya,  sehingga  para karyawan hotel  tidak lagi menjadi  kalang kabut untuk mempersiapkan kamar  untuk para tamunya.

Menurut beberapa petugas hotel berbintang di Berastagi, kehadiran wisatawan lokal itu mulai  dirasakan sehari menjelang perayaan Idul Fitri 1432 H, dengan terlebih dahulu membooking kamar.

Sementara itu dari lokasi objek wisata Desa Tongging  Kecamatan Me­rek, persis di sebelah utara Danau Toba dan Danau Lau Kawar di bawah kaki Gunung Sinabung dilaporkan ramai dikunjungi wisatawan lokal.  Meski ti­dak seramai  Kota Berastagi, namun ting­kat hunian di beberapa penginapan   dipenuhi pengunjung. Me­reka datang  untuk melihat  keindahan alam Tong­ging.

Dickson Pelawi (45) warga Be­ras­tagi, salah seorang pengusaha hotel di kawasan itu kepada wartawan mengatakan, para wisatawan yang ber­kunjung ke kawasan Panorama Tongging mulai menunjukan peningkatan  tepatnya pada hari “H” perayaan Idul Fitri, Rabu (31/8). “Para wisatawan yang berkunjung ke pa­norama Tongging, biasanya menghinap di hotelnya   selama 1 hingga 2 ha­ri untuk menikmati keindahan alam di daerah tersebut,” sebutnya

Sementara itu perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1432 H di Tanah Karo Sima­lem, berlangsung aman dan kondusif. Tidak diperoleh laporan adanya gang­guan stabilitas kamtibmas yang meresahkan di daerah yang dikenal sebagai Daerah Tujuan Wisata (DTW) itu. Selama libur lebaran, arus lalu-lintas di jalur wisata Medan menuju Berastagi dan sebaliknya  berjalan lancar.

Seperti telah diprediksi, arus balik pemudik dari Tanah Karo, Simalu­ngun, Dairi, Pakpak Bharat, Samosir dan Aceh Tenggara ke Medan akan me­ningkat tajam, Minggu (4/8).  De­mikian juga pemudik dengan ken­daraan pribadi ataupun sepeda motor akan mencapai puncaknya hingga malam hari nanti. Namun demikian,  Polres Karo terlihat sudah siap mengantisipasinya.

Kapolres AKBP Ig Agung Pras­tyoko SH MH mengatakan, selama libur lebaran suasana kondusif di daerah ini cukup membanggakan. Ke depan  hal demikian  terus terjalin de­ngan baik, sehingga masyarakat bi­sa merasa tenang dan nyaman dalam beraktifitas. “Puncak arus mudik hari ini, lima Pospam kita di lapangan, se­perti di Doulu (batas Karo-Deli­serdang), depan Hotel Mickie Holiday, Tugu Juang Berastagi, Simpang tiga depan Mesjid Agung Kabanjahe dan di Tigapanah sudah siap mengantisipasi kemacetan,” pungkasnya.
sumber: http://medan.jurnas.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

4 Responses to SEPEKAN LEBARAN – OBJEK WISATA BERASTAGI DISERBU PENGUNJUNG

  1. Wow! Thank you! I permanently wanted to write on my website something like that. Can I take a part of your post to my blog?

  2. Wohh precisely what I was searching for, appreciate it for posting.

  3. Simply wanna remark on few general things, The website style is perfect, the subject material is real good : D.

  4. I am not real wonderful with English but I find this really easy to read.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *