PEMPROVSU DUKUNG PROGRAM SOFYAN TAN TENTANG ANAK ASUH

Medan, (Analisa). Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melalui Dinas Pendidikan Sumut mendukung program yang dicanangkan dr Sofyan Tan tentang anak asuh yang mengajak semua anak harus sekolah meskipun latar belakang mereka berbeda-beda dari segi ekonomi, suku, agama dan lainnya.
“Apa yang dilakukan dr Sofyan Tan melalui program anak asuh merupakan suatu tindakan yang baik dalam rangka memenuhi cita-cita bawa semua anak harus sekolah. Kebijakan yayasan sangat positif, sebagai kepala dinas pendidikan Sumut tentunya saya terus mendorong,”kata Kadis Pendidikan Sumut, Drs Syaiful Syafri, MM saat meninjau sarana dan prasarana Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YP SIM) usai peringkatan HUT ke 24 YP SIM di Jalan Pekan Sunggal Medan, Kamis (24/8).

Syaiful mengakui Pemprovsu dalam membantu pendidikan bagi anak tidak mampu menyalurkan anggaran untuk biasa siswa. Besarnya beasiswa tergantung dengan jenjang pendidikan dan jumlah siswanya. “Saya minta data, karena yang menjadi hambatan ada data terhadap anak-anak yang cerdas tapi tidak mampu dari segi ekonomi,”katanya.

Dalam sambutannya, mantan Pj Bupati Batubara ini menyampaikan Plt Gubsu H Gatot Pudjo Nugoro merupakan orang yang komit dalam memajukan dunia pendidikan di Sumut. Makanya ada lima hal yang harus diperhatikan dalam memajukan dunia pendidikan, disiplin, bertanggungjawab, pembelajaran, kejujuran dan ketertiban.

Pemprovsu, lanjutnya terus dalam memajukan pendidikan juga menyediakan anggaran untuk kesejahteraan guru baik negeri maupun swasta sebesar Rp60.000 per bulan dan dana beasiswa juga diberikan.

Tempat Ini untuk Semua

Ketua Dewan Pembina YP SIM, dr Sofyan Tan menjelaskan, awal berdirinya sekolah ini hanya 7 kelas dan 4 ruang pendukung, tapi dalam kurung waktu 24 tahun menjadi 41 ruang dan 26 ruang pendukung atau 67 ruang dari 11 ruang.

Pada awalnya, jumlah siswa, hanya 187 orang, kini mencapai 2246 orang, yang tadinya anak asuh hanya 17 orang, kini jumlah anak asuh dari 1990-2011 menjadi 2039 orang, sedangkan anak asuh tahun ajaran 2011-2012 berjumlah 204 orang. Jumlah anak asuh yang tamat, 1835 orang, jumlah alumni yang sudah ditamatkan 27.925 orang. “Yayasan tetap punya semangat bahwa tempat ini untuk semua orang sehingga jumlah beasiswa yang diberikan termasuk pengurangan uang sekolah tidak pernah diabaikan, jumlah anak yang tidak bayar sekolah/tidak bayar penuh dari 2246 siswa yang ada, sekitar 563 siswa tidak bayar penuh, sehingga kalau dihitung yayasan setiap bulan mensubisidi Rp86.595.500 atau dalam kurun tahun yayasan harus mensubisidi Rp1 miliar lebih.

Terhadap prestasi anak YP SIM memberikan apresiasi pengembalian uang pendaftaran. Saat ini ada 41 anak yang lulus PTN dari 64 orang yang ikut ujian. “Mereka yang lulus uang pendaftarannya dikembalikan sebesar Rp500.000,- an. Makanya jika ingin uang pendaftarana kembali maka harus berlomba-lomba testing karena tamat SMA saja tidak cukup untuk menggapai cita-cita yang tinggi,”kata mantan calon Walikota Medan ini.

Sofyan mengaku, jika ada anak yang tidak mampu tapi berprestasi yayasan juga memberikan bantuan.

“Itulah yang dimaksud dengan semangat kemerdekaana yakni harus memerdekaan anak sebagai penerus bangsa sehingga bisa turut membangun bangsa yang besar, berdaulat, dan bermartabat dengan memiliki ilmu yang tinggi,”katanya.

Yayasan juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru sehingga guru tidak hanya bisa mencerdaskan anak didinya tapi juga mampu mencerdaskan anak-anaknya dengan penghasilan yang mereka miliki sehingga anak-anak guru bisa melanjutkan pendidikan yang tinggi. “Nasib guru menjadi baik maka nasib siswa sebagai penerus bangsa berjalan dengan baik,” katanya.

Dia juga menyampaikan, bahwa YP SIM memiliki mimpi yang besar, dimana pembangunan yang telah berhasil, ke depan pada tahun 2011-2012,diharapkan gedung TK akan berdiri dan diresmikan pada HUT perak ke 25.

“Kita harus bermimpi siapa yang tidak punya memimpi ke depan lebih baik maka dia tidak akan menggapainya. Gedung ini akan menjadi pemimpi bagi siswa semua, denganharapan nantinya menjadi salah satu TK yang mampu memberikan kenyamanan untuk melahirkan generasi penerus,” katanya.

Peringatan HUT ke 24 YP SIM ditandai dengan pelepasan balon, pemotongan nasi tumpeng dan atraksi dari siswa siswi, penyerahan uang kepada siswa yang masuk ke PTN, penyerahan penghargaan kepada guru yang memiliki masa kerja, 5, 10, 20 tahun dan penyerahan santunan kepada anak asuh. (maf)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *