BUPATI MINTA PROAKTIF LAKSANAKAN PNPM

TOBA SAMOSIR – Bupati Toba Samosir, Kasmin Simanjuntak meminta fasilitator kecamatan lebih proaktif membina dan memberi masukan serta memfasilitasi masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat – Mandiri Pedesaan (PNPM-MP).

“Karena secara umum masih banyak hal teknis dalam PNPM-MP belum sepenuhnya dipahami masyarakat,” katanya di Balige, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara sore ini.

Ia mengatakan, sejak 2007 proyek PNPM-MP telah dilaksanakan di kabupaten ini bertujuan untuk menanggulangi kemiskinan sesuai Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2010 tentang percepatan penanggulangan kemiskinan.

Memang, kata dia, perkembangan positif telah dihasilkan PNPM-MP, terutama dalam membangun lembaga masyarakat di tingkat desa yang cukup mengakar, representative dengan kepemimpinan kolektif,

Disebutkannya, 2012 mendatang kabupaten yang dipimpinnya akan menerima bantuan langsung masyarakat PNPM-MP dari Kementerian Dalam Negeri sebesar Rp.18 miliar lebih untuk program penanggulangan kemiskinan dengan memberdayakan masyarakat setempat.

Ia berjanji, pihaknya akan berupaya menyediakan dana daerah urusan bersama dari APBD Tobasa 2012 guna mendukung program tersebut.

Kasmin mengatakan, pada 2011 pihaknya telah mengalokasikan dana urusan bersama PNPM-MP bersumber dari APBD sebesar Rp4,1 miliar untuk mendukung bantuan pusat (APBN) sebesar Rp16,4 miliar, sehingga jumlah dana keseluruhannya menjadi Rp20,5 miliar. “Paradigma pembangunan sekarang, sudah beralih dari paradigma pembangunan Top Down menjadi Buttom Up,” ujarnya.

Dari yang konvensional, lanjutnya telah berubah menjadi partisipatif dengan harapan kapasitas masyarakat dapat meningkat, baik secara individu maupun kelompok, dalam memecahkan berbagai persoalan yang terkait dengan upaya peningkatan kualitas hidup, kemandirian, dan kesejahteraan.

Selain itu, kata dia, PNPM-MP juga mengajarkan sistem demokrasi, yang pelaksanaannya terlihat saat rapat pengusulan kegiatan, melalui terjadinya proses pembelajaran untuk menghargai pendapat orang lain dan berani berpendapat, namun tetap pada koridornya.

“Kami mengharapkan peran aktif seluruh pemangku kepentingan di wilayah Tobasa untuk memberhasilkan proyek PNPM-MP agar misi mewujudkan masyarakat penuh kasih, peduli dan bermartabat dapat tercapai,” ujar Kasmin.
sumber: http://waspada.co.id

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *