ANGGOTA DPR AJAK MASYARAKAT PERANGI BUAH IMPOR

Jakarta, (Analisa). Anggota Komisi IV DPR RI Ma’mur Hasanuddin memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah menyatakan perang terhadap buah impor dan seruan itu harus mendukung gerakan tersebut demi pengembangan pertanian Nusantara.
“Pemerintah seharusnya memberi dukungan kepada pihak-pihak yang telah menyatakan perang terhadap buah impor dengan mengembangkan kualitas buah lokal yang ribuan jenis hingga menempati posisi yang baik di hati pasar,” ujar Ma’mur di Jakarta, Selasa (23/8).

Baru-baru ini salah satu pengelola pasar induk agribisnis (PIA) di Jawa Timur telah mengeluarkan dana 80 juta rupiah untuk membeli 9 ton buah impor untuk dibagikan kepada binatang. Ma’mur mengapresiasi tindakan pengelola PIA tersebut karena mata rantai buah impor akan terputus hingga ke tangan konsumen.

Buah-buahan lokal atau buah nusantara ini, tambah ma’mur, mulai dikampanyekan kembali oleh sebuah lembaga pendidikan tinggi (IPB) pada 10 juli 2011 lalu. Ini sebenarnya menjadi titik tolak yang baik pada pengembangan buah lokal karena pada saat itu menteri BUMN dan menteri pertanian hadir.

Menurut politisi PKS itu, kerja yang paling nyata yang dapat dilakukan oleh pemerintah dalam memerangi buah impor pada saat ini adalah menghentikan memfasilitasi masuknya buah impor dengan menghentikan ijin semua perusahaan yang akan mengimpor buah dari negara lain.

Selanjutnya bersihkan buah impor dari pasar dengan mengimbau pada seluruh pedagang besar atau retail untuk menarik buah impor yang di jual atau pemerintah membeli seluruh buah impor di pasar untuk dibagikan kepada binatang seperti yang dilakukan pengelola PIA di Sidoarjo, Jawa Timur.

“Indonesia tidak akan kelaparan hanya karena tidak makan buah impor. Tanaman pangan dan buah lokal masih dapat menjadi andalan rakyat Indonesia untuk dikonsumsi sendiri,” cetus Ma’mur.

Pernyataan perang terhadap buah impor yang dilakukan oleh pemerintah, menurut Ma’mur, akan menjadi gaung yang sangat besar di setiap provinsi dan pemerintah daerah pasti akan mendukung penuh program tersebut.

“Nasionalisme terhadap buah lokal atau buah nusantara ini akan lebih mudah dilaksanakan karena tidak akan berdampak kelaparan akibat kekurangan pangan. Yang ada, petani Indonesia akan semakin digdaya seperti petani Thailand,” ujarnya.

Kedepan, Ma’mur berharap Indonesia dapat mengalahkan Thailand dan China dalam penguasaan pasar buah internasional apabila pemerintah memberi dukungan penuh terhadap perang buah impor melalui kebijakan regulasi maupun anggaran APBN.

“Thailand, negara yang minim sumberdaya perut bumi, namun mampu mengembangkan buah dan sayur yang didukung pemerintahnya sehingga petaninya maju yang berakibat stabilnya ekonomi negara tersebut,” ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa dukungan perang buah impor ini mesti dari pemerintah dan jangan hanya diserahkan ke institusi-institusi swasta maupun institusi pendidikan.

“Kini saatnya pemerintah membuktikan kepada rakyat pada langkah pelaksanaan program kemandirian pangan dengan menghentikan perijinan impor buah dan membersihkan buah impor yang masih ada di pasar,” ujarnya. (Ant)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

3 Responses to ANGGOTA DPR AJAK MASYARAKAT PERANGI BUAH IMPOR

  1. Lovely site! I am loving it!! Will come back again. I am taking your feeds also

  2. Hello, Neat post. There’s an issue along with your website in web explorer, could test this… IE nonetheless is the market leader and a huge section of other folks will leave out your wonderful writing because of this problem.

  3. There is visibly a lot to identify about this. I think you made certain good points in features also.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *