KONSUL AMERIKA BANTU KEMBANGKAN PARIWISATA DANAU TOBA

Pematangsiantar, (Analisa). Konsul AS untuk Sumatera Utara Anthony C Woods, Rabu (17/8) berkunjung ke
Kabupaten Simalungun dan diterima Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM di
Kantor Bupati Simalungun.

Kedatangan Konsul Amerika ke Kabupaten Simalungun itu, karena ingin
mengenalkan daerah ini ke penjuru dunia, terutama ke Amerika.

Selain itu, kedatangannya juga akan membantu daerah ini dalam meningkatkan
pendidikan, pertanian dan kemungkinan membantu pembangunan sarana air minum dan
sanitasi.

Menurut Konsul Amerika, Danau Toba kurang dikenal di mata dunia. Hal ini yang
menjadi motivasi baginya untuk datang ke Simalungun yang saat ini sedang
melakukan berbagai pembangunan di Pamatang Raya yang menjadi ibukota Simalungun
sekitar 3 tahun lalu.

Dia berharap, kedatangannya di Kabupaten Simalungun dapat memberikan pengaruh
positif dalam percepatan pembangunan pariwisata di Simalungun terutama kawasan
Danau Toba.

Dalam pertemuannya dengan Bupati Simalungun, Anthony mengungkapkan pihaknya
datang ke Simalungun ini bersama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin)
Sumatera Utara dan akan membuka Sumatera Information Centre.

“Ini akan menjadi pusat informasi bagi para wisatawan, investor dan pebisnis
yang tertarik dan ingin tahu potensi Sumatera, khususnya Kabupaten Simalungun,”
katanya.

Diketahui

Hubungan yang akan dibangun antara Kabupaten Simalungun dengan Ametika,
Anthony mengatakan sudah diketahui Duta Besar (Dubes) Amerika untuk Indonesia,
yaitu kemitraan yang merupakan tindak lanjut atas ditandatanganinya kerjasama
komprehensif antara Amerika dengan Indonesia.

“Perjanjian komprehensif ini ditandatangani Presiden Obama dengan Presiden
SBY. Kunjungan saya ke Simalungun dan beberapa daerah lagi di kawasan Danau Toba
sudah diketahui Dubes, hingga saya yakin ini akan mendapat dukungan dalam
menyusun program selanjutnya,” ucapnya.

Kurang Dikenal

Anthony a mengungkapkan, Danau Toba sebenarnya sangat indah, namun kurang
dikenal dibanding Bali. Untuk itu kawasan ini perlu didukung. Salah satu caranya
melalui dana United States Agency for International Development (USAID) yang
diharapkan akan mampu mengangkat potensi Danau Toba ke pasar pariwisata dunia
melalui information centre.

Hal lain yang menjadi topik pembicaraan antara Bupati Simalungun dengan
Konsul Amerika yang menurutnya, mengenai bantuan bantuan air minum dan sanitasi
kepada kabupaten melalui program USAID.

“Saya akan mencoba membantu Simalungun mendapatkan program ini, karena memang
air bersih dan sanitasi di daerah ini belum terpenuhi secara baik,”
tambahnya.

Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM mengakui, minimnya dana promosi
pariwisata Simalungun. Karena itu, dia berharap pada APBD mendatang dana untuk
pariwisata, khususnya dana promosi dapat lebih ditingkatkan.

Untuk air minum dan sanitasi, bupati mengatakan, masih banyak masyarakat di
Simalungun yang membutuhkan sarana air bersih yang cukup baik dan sanitasi yang
mendukung pada kesehatan.

Kekurangan air bersih ini, menurut bupati, disebabkan kurangnya dana yang
mendukung untuk membangun saluran air bersih dan menggali potensi air bersih.

“PDAM Tirta Lihou sebagai perusahaan daerah di kabupaten Simalungun memang
sudah mulai membaik, namun masih membutuhkan dukungan dana yang cukup untuk
memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat. Saat ini masih sekitar 40 persen warga
yang dapat dilayani,” ungkap bupati.

Bupati Simalungun berharap, ke depan, bukan saja pendidikan yang semakin
maju, tetapi petani juga turut berhasil, seperti petani jeruk misalnya tidak ada
yang menjadi penghalang untuk berkomunikasi dengan pertanian Amerika karena para
petani itu akan diberi kursus bahasa Inggris dan cara-cara bercocok
tanam.(ama)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *