TIGA TAHUN LAGI, KITA TIDAK PERLU IMPOR KEDELAI

MAKASSAR, SP — Tiga tahun ke depan, Sulsel akan mengalami swasembada kedelai. Sehingga kedele tidak perlu lagi didatangkan dari luar (impor).
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Lutfi Halide, pekan lalu.. “Kami terus memacu program peningkatan produksi dan kualitas dengan mendorong petani mengembangkan tanaman kedelai sebagai tanaman sela,” jelas Lutfi.

Selain itu, kata dia, pihaknya terus mendorong perluasan areal tanam dengan memanfaatkan lahan tidur. “Juga kita edukasi petani agar melakukan pemupukan berimbang,” ucap dia.

Lutfi menyebutkan, tahun ini, pihaknya menargetkan produksi kedelai meningkat menjadi 63.450 ton dari 41.000 ton pada 2010 lalu. Kedelai Sulsel tahun lalu setara dengan 4 persen produksi kedelai nasional yang mencapai 925 ribu ton.

Sementara tahun ini, secara nasional pemerintah menargetkan produk kedelai menembus angka 2,2 juta ton. “Target kedepannya adalah bagaimana menggalakkan tanaman kedelai ditingkat petani untuk meningkatkan produksi, agar kontribusi Sulsel dalam menekan impor kedelai dapat lebih besar,” jelasnya.

Lebih lanjut Lutfi mengatakan, saat ini luas areal tanam kedelai di Sulsel mencapai 45.000 hektare. Areal tersebut tersebar di 17 kabupaten, di antaranya, Soppeng, Enrekang, Sidrap, dan Bantaeng.
Lutfi menjelaskan pada 2014 pemerintah telah menargetkan dapat mencapai swasembada kedelai dengan merangsang petani menanam kedelai. “Agar petani mau menanam kedelai kita menjaga kondisi harga agar tidak anjlok,” jelasnya.

Saat ini, berdasarkan data dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, harga kedelai untuk eceran sebesar Rp5000 per kilogram, dan Rp4.500 untuk penjualan di tingkat petani. Lutfi mengakui, selama ini, pasar menjadi kendala utama pengembangan kedelai di Sulsel. “Harganya rendah, sementara petani mengharapkan harga pada level Rp6.500 per kilogram,” ujarnya.(uka)
sumber : http://www.semangatpagi.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *