PALA SULUT INCARAN DUNIA

MANADO—Menjadi produsen terbesar pala ternyata tak lantas membuat pala diberi perhatian serius baik oleh petani maupun pemerintah. Padahal, pala Sulut menjadi incaran negara-negara di dunia Amerika Serikat.
Hal itu terungkap dalam Bimbingan Teknis Ekspor Komoditi Pala yang di Hotel Sahid Kawanua Manado, Rabu (16/8), kemarin. Acara yang dilaksanakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut itu menghadirkan sekira 50 petani pala.

Dewan Rempah Indonesia Suhirman Muljohardjo mengakui saat ini ada sekir 3.000 plasma nutfah dan 7.000 jenis rempah-rempah. “Dan rempah yang paling dominan karena menjadikan Indonesia produsen utama dunia adalah cengkeh dan pala,” ujarnya.

Sementara di Sulut, ada sekira 200-an jenis yang sudah dibudidayakan. “Dari 200 jenis tersebut yang sudah dibudidayakan baru sekitar 15% sisanya 85% yang tumbuh liar di hutan belukar, pinggir kali dan lainnya,” tambah Grace Londoh dari Dinas Perkebunan Sulut.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag, Hanny Wajong mengungkap, jenis rempah di Sulut yang banyak diekspor selain pala antara lain cengkih dan vanili. “Namun yang menonjol di pemasaran untuk ekspor adalah pala yaitu Amerika dan Granada,” jelasnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kasubdit Hortikultura Rempah-rempah, dan Tanaman Obat Ditjen Perdagangan Nurhidayat Efendi. Melihat prospek pala yang sangat baik, Nurhidayat berharap petani Sulut membudidayakannya. (tr-13/syl)
sumber : http://www.manadopost.co.id

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *