BAYI GASTROSCHISIS LAHIR DI ASAHAN

KISARAN (Waspada): Bayi gastroschisis (usus yang menempel di perut) kembali lahir dan sempat menjalani perawatan di RSUD Kisaran, namun karena keterbatasan peralatan, bayi itu dirujuk ke Medan, Rabu (10/8).

Bayi itu putra Srirahayu, warga Desa Airjoman, Kecamatan Airjoman, Kabupaten Asahan, lahir di salah satu klinik, Senin malam, dengan berat 3 kg, dan panjang badan 45 cm. Namun dikarenakan ada kelainan gastroschisis, sehingga dirujuk ke RSUD Kisaran selanjutnya ke Medan.

Direktur RSUD Kisaran dr Herwanto, SpB yang dikonfirmasi Waspada, melalui melalui Kabid Pelayanan dr. Ibnu Yazid Sabri, mengatakan bayi itu telah dirujuk ke rumah sakit di Medan, disebabkan sarana dan prasarana kesehatan tidak mencukupi.

“Namun sebelumnya bayi itu sempat kami rawat di RSUD Kisaran dengan memasukkan ke dalam tabung inkubator agar suhu badannya stabil,” kata Yazid.

Sementara penyebabnya, kata Yazid, akibat kegagalan pembentukan tubuh saat dalam kandungan, disebabkan tidak terpenuhinya asupan gizi ditambah lagi saat hamil ibunya tidak selalu berkonsultasi dengan petugas kesehatan. Itu disebabkan keterbatasan ekonomi keluarga.

Data dihimpun Waspada, bayi ini merupakan kasus kedua selama 2011, karena pada April lalu, putri ketiga dari pasangan Indra, 40, dan Novita, 36, warga Desa Merbau, Kec. Talawi, Batubara, lahir dengan bantuan bidan desa, ditemukan usus sepanjang 6 cm menempel di lambung tepatnya di bawah pusarnya, berat badan mencapai 3,5 kg dengan panjang badan mencapai 43 cm.(a15)
sumber: http://waspadamedan.com

This entry was posted in Berita, Informasi Kesehatan. Bookmark the permalink.

1 Response to BAYI GASTROSCHISIS LAHIR DI ASAHAN

  1. Heya i’m for the first time here. I found this board and I find It truly useful & it helped me out much. I hope to give something back and aid others like you aided me.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *