DUTA PETANI SUMUT SARANKAN TIRU THAILAND

MedanBisnis – Medan. Indonesia yang meskipun terkenal dengan negara agraris disarankan mencontoh Thailand dalam hal pengembangan pertanian. Hal ini mengingat, meski bukan yang utama, sektor pertanian mendapat perhatian dan perlakuan ekstra, baik dari sarana maupun pengembangan keilmuan bidang pertanian di negeri gajah putih tersebut.
Hal ini diungkapkan tiga duta petani hortikultura Sumut yang baru saja kembali dari Thailand dan melaporkannya ke Biro Otda Pempropsu, Selasa (9/8). Ketiga petani itu masing-masing Syamsul Sinaga, warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Sunardy warga Jalan Kecipir Kota Binjai, dan Domino Ginting warga Desa Nang Belawan, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Karo. Ketiganya telah mengikuti pelatihan tanaman hortikultura sekitar sebulan di Songkhla, Thailand.

“Pemerintah Thailand benar-benar memperhatikan pembangunan yang bersifat umum, khususnya pembangunan pertanian. Pemerintah Thailand sangat memberikan perhatiannya membina kehidupan petani, baik dari segi permodalan, penyuluhan, riset, pemasaran hingga pengendalian harga,” kata Sunardy, seraya menuturkan di negara tersebut penduduknya bangga menjadi petani.

Selain itu, katanya, pemerintah, akademisi dan petani mempunyai hubungan kerjasama dalam menjamin kesehatan tumbuhan serta kualitas dan kuantitas produksi pertanian. Sebagai contoh, pemerintah Thailand sering membiayai akademisi untuk melakukan penelitian terkait masalah yang dihadapi petani, antaralain terkait hama tanaman. Bahkan, katanya, perguruan tinggi Thailand juga membuka semacam rubrik untuk menerima keluhan para petani tentang penyakit tanamannya.

Artinya, setiap keluhan yang masuk ke rubrik dimaksud, pihak akademisi menurunkan para profesor sesuai bidangnya masing-masing untuk melakukan riset penyakit dan virus apa yang merusak tanaman tersebut.

“Setelah dilakukan riset, para ahli tanaman/pertanian tersebut langsung memberikan solusi agar semua keluhan petani tersebut teratasi dengan baik. Sehingga para petani tidak sampai mengalami kerugian materi. Semua biaya para ahli pertanian tersebut tidak ada dikutip dari petani tetapi semuanya ditanggulangi pemerintah,” lanjut Sunardy.

Kepala Bagian (Kabag) Fasilitasi Kerjasama Biro Otda Rita Mustika Hayati yang menerima duta petani Sumut tersebut mengaku senang dan bangga menerima petani tersebut. “Ketiganya diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap petani Sumut. Dengan demikian, ke depan pendapatan petani juga terus meningkat,” sebutnya. (herman saleh)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

3 Responses to DUTA PETANI SUMUT SARANKAN TIRU THAILAND

  1. Pingback: liquid lsd for sale

  2. Pingback: world market link

  3. Pingback: metendo demais

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *