HATI-HATI SAAT DITILANG POLISI

MEDAN, KOMPAS.com — Pasca-kematian Wahyuni Simangunson (26), beredar iimbauan melalui BlackBerry Messenger (BBM) tentang kewaspadaan terhadap polisi yang menilang di jalan. Wahyuni diduga dirampok dan dibunuh oleh polisi gadungan yang menilangnya.

“Polisi resmi yang menilang di jalan itu selalu menggunakan plang bertuliskan operasi tilang atau pemeriksaan. Jumlah polisinya selalu lebih dari dua orang. Itu tandanya,” kata Kepala Kepolisian Resor Kota Medan Komisaris Besar Tagam Sinaga, Sabtu (6/8/2011).

Tagam mengimbau warga agar tetap waspada. Akan tetapi, jangan sampai mengabaikan dan apatis terhadap polisi yang menggelar operasi.

Dia juga berjanji akan segera mengusut kasus yang menimpa Wahyuni. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Karo dan Samosir. Wahyuni hilang sejak tanggal 1 Agustus dan ditemukan tewas di Samosir pada 5 Agustus.

Mobil dan uang Rp 70 juta raib. Saat ini, keluarga korban masih menunggu jenazah Wahyuni di rumah duka, Jalan Raya Binjai Km 10, Medan.
sumber : http://regional.kompas.com

This entry was posted in Berita, Berita Pilihan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *