PUSAT TERAPI AUTISME DI BANGUN DI SUMUT

MEDAN (Berita): Sekolah autis yang berbiaya Rp 5 miliar direncanakan dibangun di Sumut. Hal ini mengingat pendidikan bagi anak penyandang autisme sangat dibutuhkan di daerah ini, sebelum mereka memperoleh pendidikan inklusif.
Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Sumut), Syaiful Safri kepada di ruang kerjanya Rabu (3/8) mengatakan, rencanakementerian pendidikan nasional itu berawal dari permintaan sejumlah komunitas autisme di Sumut. Dijelaskan Syaiful, sebenarnya sudah ada 9 sekolah luar biasa (SLB) di Sumut yang juga diperuntukkan bagi anak autis. Namun ternyata komunitasautisme tersebut tidak mau disamakan dengan sekolah luar biasa (SLB).

Menurut Syaiful, pada saat memperingati hari autis April lalu di Pemprovsu ditegaskan kalau penderita autis harus mendapatperhatian khusus soal pendidikan. Jadi dengan adanya rencana Kemendiknas untuk mendirikan 5 pusat terapi autisme (Center of Autism) untuk memulihkanpenyandang autisme yang tersebar di seluruh Indonesia termasuk di Sumut yang semua itu akan dibangun tahun ini, Syaifulmenyambut baik dengan adanya pembangunan pendirian sekolah autis tersebut.

Syaiful mengaku belum ada lagi informasi dan petunjuk tentang rencana pembangunan tersebut, namun pihaknya maupun DinasPendidikan Kota Medan siap membangun. “Tidak tahu sudah sampai di mana proses pembangunannya seperti letaknya,” ujarnya. Dia hanya mengetahui bahwa sekolah autis itu didirikan juga untuk meminimalisir biaya pengobatan atau konsultasi ke dokter. Karena untuk setiap konsul biayanya sangat mahal, bisa mencapai Rp 150.000.

Seperti dikatahui Mendiknas melalui Direktur Pendidikan dan Layanan Khusus Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar,Kemdiknas, Mudjito mengungkapkan, dana sebesar Rp5 miliar akan digunakan untuk membangun satu autis center di beberapa kota,yakni Jawa Barat, Semarang, Surabaya, Makassar untuk wilayah timur, dan Sumatera.

Menurut pihak Kemdiknas, dana untuk pusat autis takkan dibedakan antara pendidikan dasar dan menengah. Di dalamnya akan adaspesialis bidang autis, guru SLB lokal, terapis, dokter, neurologis, dan bekerja sama dengan fakultas psikologi dankedokteran.
Menurut Mudjito, di dalamnya juga akan ada pengembangan bagi guru khusus serta pelayanan terhadap murid berkebutuhan khusus. Untuk pengembangan guru, autis center akan memiliki kurikulum umum dan khusus.

Untuk anak-anak berkebutuhan khusus, murid akan mendapatkan guru mata pelajaran, pembimbing khusus, dan terapis. “Anak autis bisa saja cerdas, tapi untuk membuat hubungan antara satu dan lainnya susah karena mereka hiperaktif dan sensitif,” ujarnya. (aje)
sumber: http://beritasore.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to PUSAT TERAPI AUTISME DI BANGUN DI SUMUT

  1. hello there and thank you for your information – I’ve definitely picked up anything new from right here. I did however expertise a few technical points using this website, since I experienced to reload the site a lot of times previous to I could get it to load properly. I had been wondering if your web hosting is OK? Not that I’m complaining, but slow loading instances times will sometimes affect your placement in google and could damage your quality score if advertising and marketing with Adwords. Anyway I am adding this RSS to my e-mail and could look out for a lot more of your respective fascinating content. Ensure that you update this again very soon..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *