GAJI PNS DI TTS DIPOTONG UNTUK BIAYAI HUT RI

[KUPANG] Sebagian Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Seretariat Daerahd (Setda) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), mengeluhkan kebijakan Panitia Perayaan HuT RI ke-66 tingkat Kabupaten TTS yang memotong gaji mereka.

Pemotongan gaji bervariasi mulai dari pejabat esolon IIA sampai tenaga honorer dan staf lingkup Setda dan Kecamatan Kota Soe, tidak termasuk 31 kecamatan lainya. Hasil pemotongan gaji itu diperkirakan mencapai Rp 400 juta lebih, termasuk PNS yang bertugas di Polres serta Kodim dan KPU TTS.

Pemotongan gaji PNS tersebut ditetapkan dalam surat nomor: Kesbangpolinmas 18.02/860/VII/TTS/2011, tanggal 27 Juli 2011, yang ditandatangani Sekretaris Daerah TTS, Salmun Tabun, ditujukan kepada Kepala Dinas, Badan, Sekretaris DPRD TTS, Kepala Instansi Vertikal, Sekretaris Korpri, Direktur RSUD Soe, Pimpinan BUMN/ BUMD, Camat dan para Lurah se-Kota Soe serta para kepala sekolah TK-SMA.

Surat  yang berisikan pemintaan sumbangan HUT Kemerdekaan RI tersebut menetapkan, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) setingkat eselon II serta Instansi tingkat pusat dan BUMN/BUMD sebesar Rp 2,5 juta. SKPD setingkat eselon III sebesar Rp 1,5 juta. Sedangkan pejabat eselon IIA sebesar Rp 500.000, eselon IIB  (Rp 450.000), eselon IIIA (Rp 250.000), eselon  IIIB (Rp 200.000), eselon IVA (Rp 100.000), eselon IVB (Rp 50.000) serta Staf dan Tenaga Kontra (Rp 10.000). Setoran sumbangan ditetapkan paling lambat tanggal 5 Agustus 2011. Jika tidak, panitia akan menjemput langsung ke alamat masing-masing kantor atau rumah PNS.

Data yang dihimpun SP, jumlah PNS di TTS untuk SKPD setingkat eselon II sebanyak  31 orang dan eselon III sebanyak 162 orang. Sedangkan pejabat esolon II sebanyak satu orang, esolon IIB  (30 orang), eselon IIIA  (43 orang), eselon IIIB (119 orang), eselon  IVA (359 orang), eselon IVB (28 orang), serta staf dan tenaga honor (471 orang). Data ini belum termasuk PNS yang bertugas di Kecamatan Kota Soe, Polres TTS dan Kodim 1621 Soe serta KPU.

Sekretaris Panitia Perayaan  HUT RI yang juga Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas TTS, Yan Banoet, saat dikonfirmasi per telepon di SoE, Jumat (5/8) pagi mengatakan, pemotongan gaji itu bersifat sumbangan dan atas kesepakatan dalam rapat panitia yang dihadiri seluruh kepala dinas, badan,kantor dan bagian dengan besaran sumbangan bervariasi. Sedangkan untuk masing-masing SKPD juga dikenakan sumbangan sebesar Rp 1.5 juta.

Dikatakan, sumbangan tersebut untuk membiayai lomba gerak jalan, pertandingan Bola Voli Bupati Cup antar SMA / SMK se Kabupaten TTS, lomba Atlet, gerak jalan tingkat TK sampai SLTA, panjat pinang, pawai pembangunan, pejabat  bersepeda  serta biaya resepsi kenegaraan yang membutuhan dana kurang lebih Rp 100 juta.

Ketua DPRD TTS Eldath Nenabu secara terpisah mengatakan, pemotongan gaji PNS untuk membiayai HUT Kemerdekaan RI tersebut sangat tidak relevan. sebab, jika semua gaji PNS dipotong, bagaimana pertenggungjawaban pemanfaatannya. Pemotongan gaji ini secara langsung tidak langsung mendidik orang untuk korupsi karena pertanggungjawabannya tidak jelas. [YOS/ 120]
sumber: http://www.suarapembaruan.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *