HARGA CABAI MURAH, PETANI DI MADINA KECEWA

MedanBisnis –Panyabungan. Kalangan petani cabai di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang sebelumnya sempat berharap bisa meraup untung besar tampaknya harus kecewa dan bersabar. Pasalnya, harga cabai merah yang mereka panen saat memasuki bulan Ramadhan ini harga jualnya tak seperti yang mereka harapkan.
“Kita memang sengaja melakukan penanaman cabai dengan mengukur waktu pemanenan saat memasuki Ramadhan, sebab biasanya saat Ramadhan harga cabai akan mahal. Tapi panen kali ini tampaknya tak seperti yang diharapkan. Cabai kita hanya dihargai pedagang penampung Rp6.000 per kg, sebab harga jual cabai di pasar di tingkat pedagang pengecer saat ini juga murah yakni hanya berkisar Rp8.000 – Rp10.000 per kg,” kata Sumiati salah seorang petani cabai merah di Aek Galoga Desa Pidoli Lombang Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kepada MedanBisnis Selasa (2/8) yang ditemui saat melakukan panen.

Sumiati yang mengaku telah menanam cabai di lahan seluas 1 hektar, awalnya memang sangat berharap bisa mendapat untung besar dengan mengejar masa panen saat bulan puasa. “Tapi panen kali ini tak seperti tahun-tahun sebelumnya, harganya murah. Meski kita tak sampai merugi tapi keuntungan yang didapat sangat tipis sebab biaya yang telah dikeluarkan untuk penanaman dan perawatan cabai ini cukup besar,” katanya.

Borkat Rangkuty (46), salah seorang penampung cabai merah di Pusat Pasar Baru Panyabungan mengatakan, cabai merah saat ini lagi banjir, sebab dari daerah Tanah Karo pasokan cabai ke Panyabungan juga banyak,demikian juga dari sejumlah daerah lainnya.

“Kita hanya mengambil keuntungan sedikit di saat harga cabai merah menurun, asal lancar saja. Sebab para pembeli juga sudah tahu harga pasaran karena mudahnya sarana informasi dan teknologi,” sebutkannya. (henri)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *