WADUH! BAWANG PUTIH IMPOR ASAL CHINA MERAJAI PASAR LOKAL

MedanBisnis-Jakarta. Produk bawang putih impor asal Negeri Tirai Bambu China terus menguasai pangsa pasar dalam negeri. Setiap tahun Indonesia harus impor ratusan juta dolar.
Ketua Umum Asosiasi Sayur dan Buah Indonesia Hasan Johnny Widjaja mengatakan ia juga bingung dengan nasib produksi pertanian hortikultura Indonesia. Bawang putih dalam negeri belum mampu bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Kita bawang putih itu nggak banyak yang ditanam, dalam negeri dikuasai oleh RRC, mereka produksi bisa murah, murah banget. Kita nggak mungkin bisa saingan dengan mereka,” katanya, Senin (1/8).

Ia menuturkan soal Indonesia ketergantungan bawang putih impor dari China sudah terjadi sejak lama. Menurutnya yang harus menjadi pertanyaan adalah ke mana peran dari Kementerian Pertanian.

“Selama ini China produsen bawang putih paling kuat di dunia ini adalah China,” katanya.

Hasan mengatakan memang ada sisi positifnya dengan banyak masuknya bawang putih dari China karena menyebabkan harga lebih murah bagi konsumen.

Sementara dari sisi petani lokal, kondisi ini lambat laun memukul produksi mereka. Diperkirakan bawang putih impor menguasai 90% lebih pasar dalam negeri dan sisanya bawang putih lokal.

“Yang saya tahu suplai kalau dari lokal kecil banget. Saya nggak tahu kita itu impor banyak, apa nggak cocok (tanahnya),” katanya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Juni 2011 pemasukan impor bawang putih oleh Indonesia terbesar berasal dari China sebesar 47.000 ton dengan nilai US$ 33,168 juta dan Taiwan sebesar 270 ton dengan nilai US$ 177.000.

Sementara total impor bawang putih Juni 2011 sebesar 47.403 ton dengan nilai US$ 33,471 juta. Dari angka ini terlihat sekali dominasi bawang putih impor dari China. Bahkan berdasarkan data semester I-2011, total impor bawang putih sebesar 178,9 ribu ton dengan nilai US$ 132,77 juta.(dtf)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *