FESTIVAL BUDAYA MELAYU MAMPU TINGKATKAN WISATAWAN

Medan, (Analisa). Festival Budaya Melayu yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumut, di Atrium Paladium Medan disambut antusias oleh pengunjung. Event yang digelar selama dua hari, Senin-Selasa (25-26/7) diharapkan terus digelar setiap tahun dan ditargetkan menjadi event nasional.
“Event ini satu ajang yang dilakukan untuk menumbuhkembangkan serta melestarikan budaya Melayu yang merupakan salah satu etnis yang ada di Sumut. Diharapakan event seperti ini terus digelar dan menjadi bagian dari promosi Visit Medan Year,” ujar Kepala Disbudpar Sumut, Naruddin Dalimunthe, di sela-sela penutupan Festival Budaya Melayu, kemarin malam.

Naruddin juga mengharapkan Festival Budaya Melayu dapat jadi agenda wisata nasional. “Festival Budaya Melayu ini ke depan kami harapkan dapat menjadi event nasional sebagai upaya meningkatkan apresiasi serta menarik wisatawan manacegara ke Indonesia khususnya Sumut,” terang Naruddin.

Naruddin juga menyakini jika Festival ini terus digelar secara rutin setiap tahunnya, maka akan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisata baik wisatawan nusantara ataupun wisatawan mancanegara ke Sumut. Sebab, budaya Melayu dari masing-masing kabupaten/kota di Sumut memiliki kulturnya sendiri yang tentunya ini menjadi keanekaragaman budaya di Sumut.

Festival Budaya Melayu yang digelar ini berupa lomba tari Zapin, tari Serampang Dua Belas dan juga Lagu Melayu. Peserta yang ikut dalam Festival ini sebanyak 150 peserta yang berasal dari 10 kabupaten/kota di Sumut, yakni Medan, Binjai, Tebing Tinggi, Tanjung Balai, Deli Serdang, Asahan, Sergei, Batubara, Labuhan Batu dan Langkat.

Berdasarkan keputusan dewan juri yang terdiri dari penari juga praktisi budaya di Sumut, yakni Jose Rizal Firdaus, Yusnizar Henniwati, Irfansyah, Dilinar Adelin dan Syafrizal, adapun pemenang lomba tari Zapin dalam Festival ini adalah, juara I dari Kabupaten Asahan, juara II, Kota Tebing Tinggi, juara III, Medan, juara Harapan I Deli Serdang, juara Harapan II Serdang Bedagai Juara Harapan III Langkat.

Untuk pemenang tari Serampang Dua Belas berpasangan muda mudi, Juara I diraih Asahan, Juara II, Deli Serdang, juara III Binjai. Pemenang tari Serampang Dua Belas berpasangan mudi-mudi yakni juara I, Deli Serdang, juara II, Sergei dan juara III, Medan.

Pemenang lagu Melayu untuk putra Juara I, Asahan, juara II, Batubara, juara III, Tanjung Balai, harapan I, Deli Serdang, harapan II, Medan dan harapan III, Binjai. Untuk pemenang lagu Melayu kategori Putri, juara I, Medan, juara II Batubara, juara III, Deli Serdang, harapan I, Tebing Tinggi, harapan II, Binjai dan harapan III, Asahan.

“Kriteria penilaian yang kami lakukan terhadap pemenang dalam Festival ini terdiri dari beberapa yakni penampilan, penghayatan, keseragaman dan keserasian,” ujar seorang Juri, Jose Rizal Firdaus.

Selain itu juga dinilai dari keserasian berbusana, tata rias dan harmonisasi yang tentunya kata Jose tetap berpedoman pada kultur daerah asal peserta sesuai dengan peraturan lomba.

Penutupan Festival Budaya Melayu yang dihelat oleh Flash selaku event organizer ini juga disemarakkan dengan penampilan tari Melayu juga berbagai lantunan lagu Melayu yang berasal dari sepuluh kabupaten/kota di Sumut. (mc)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to FESTIVAL BUDAYA MELAYU MAMPU TINGKATKAN WISATAWAN

  1. Pingback: mdma for sale

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *