WABUP PAKPAK BHARAT TEGUR PIMPINAN SKPD

Wakil Bupati Pakpak Bha­­rat Maju Ilyas Padang me­negur perwakilan pimpinan SKPD yang berhalangan hadir pada acara Advokasi dan Fa­silitas Pengarusuta­maan Gen­der bagi Perempuan0.

Selain itu, Wabup juga ber­pesan kepada panitia un­tuk mencatat peserta yang tidak hadir sesuai dalam undangan, khususnya dari lingkungan Pemkab.

“Masa hanya 3 pimpinan SKPD saja yang hadir. Ini kegiatan nasional, seharusnya pimpinan SKPD dapat memilah-milah kegiatan ma­na yang diutamakan,” kata Maju Ilyas Padang pada acara yang digelar di Aula Pemkab Pakpak  Bharat, Senin (25/7).

Pada acara yang dihadiri unsur Muspida, tokoh adat, tokoh masyarakat dan unda­ngan lainnya, Wabup  juga me­nanyakan jumlah camat yang hadir. Wabup meminta supaya camat yang hadir un­tuk me­nunjuk tangan. Salah seorang perwakilan camat yang tidak ha­dir sempat juga ditegur, ka­re­na duduk di barisan bela­kang.

“Seharusnya Anda duduk di depan. Berikan masukan atau ide-ide, walaupun ha­nya sedikit. Ini bukan acara main-main. Kapan kita dapat maju kalau tidak memiliki disiplin dan semangat,” tandas Maju Ilyas.

Sementara itu, Marhamah, salah seorang narasumber menjelaskan, pengarusutamaan gender merupakan suatu strategi untuk mencapai kesetaraan dan keadilan melalui kebijakan, program, kegiatan dan proyek dengan memerhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan, manfaat dan permasalahan perempuan dan laki-laki.

“Tujuan analisis gender un­tuk mengetahui latar bela­kang terjadinya kesenjangan gender, mengidentifikasi aspek kesenjangan, merumuskan per­masalahan sebagai akibat adanya kesenjangan dan me-ngidentifikasi langkah-langkah atau tindakan intervensi yang diperlukan,” ujar Marhamah yang men­jabat Kepala Biro Pem­berdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana Set­daprovsu.
Marihot | Pakpak Bharat | Jurnal Medan
sumber: http://medan.jurnas.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *