PTUN MEDAN KABULKAN GUGATAN MANTAN KASEK TERHADAP BUPATI DAIRI

Sidikalang, (Analisa) : PTUN (Peradilan Tata Usaha Negara) Medan mengabulkan gugatan mantan Kepala Sekolah SD 030325 Simanduma Kecamatan Pegagan hilir, Martalena Sebayang terhadap Bupati Kabupaten Dairi.

Kuasa hukum penggugat, Nurleli Sihotang dari LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Laskar Merah Putih Siantar Simalungun melalui telepon selluler mengatakan, keputusan dibacakan, Senin (25/7).

Dalam amar putusan majelis hakim dinyatakan, mengabulkan seluruh gugatan penggugat, memerintahkan tergugat mencabut surat keputusan Bupati nomor 821.23/29/I/2011 tanggal 27 januari tentang pemberhentian dan mutasi pejabat. Selanjutnya dibebankan membayar biaya perkara kepada tergugat.

Dalam sengketa itu, penggugat mengajukan tiga saksi yakni Benpa Nababan Wakil Ketua DPRD Dairi, Antar Juli Tarigan kepala Sekolah di Simallopuk Kecamatan parbuluan yang turut dicopot dan Balha Samosir Ketua Komite SD 030325 Simanduma. Perkara diregistrasi nomor 38/G/2011/PTUN Medan tanggal 25 april 2011.

Dijelaskan, penggugat dicopot tanpa alasan rasional atau tanpa teguran sebelumnya. Dia dilengserkan menjadi guru di SD Negeri 034792 Simartugan.

Sehubungan keputusan majelis, ujar Nurleli, penggugat harus dikembalikan ke posisi semula. Sebab, pengabulan itu dapat diartikan bahwa SK mutasi tidak pernah ada.

Kepala Dinas Pendidikan, Drs Pasder Berutu MSi menyebut, belum tahu seputar hasil persidangan. Pihaknya belum bisa bersikap sebelum amar putusan diterima. Kepala Bagian Hukum Setda Dairi, Rudolf Tamba SH melalui hubungan telepon membenarkan hakim telah mengeluarkan putusan. Ia tidak bersedia merinci apa isi. Besok ajalah kita bicarakan. Lagi di jalan saya, ujarnya.

Wakil Ketua DPRD, Ir Benpa Hisar Nababan mengapresiasi kinerja dan netralitas hakim. Dia berharap, Bupati segera melaksanakan amar putusan dan tidak mengulangi kelemahan penempatan pejabat di masa mendatang.

Menurutnya, pengangkatan dan mutasi selama dua tahun terakhir sangat rawan penyimpangan dan bernuansa sentimen. Alhasil, produktivitas kurang maksimal. Tidak logis kepala sekolah mendadak dicopot menjadi guru. Dihukum tanpa kesalahan. Ini menyedihkan dan tidak boleh dibiarkan.

“Ternyata, nurani hakim terhadap jerih payah dan perjuangan guru amat tinggi. Salut buat pemberi keadilan” ujar dia.

Benpa mengaku prihatin atas mutasi di daerah ini. Sejumlah personil ditempatkan bukan mengacu pada disiplin ilmu. Arsitek misalnya, digusur dari Dinas Pekerjaan Umum.

Demikian apoteker dipindahkan dari institusi kesehatan ke bidang lain. Bahkan, seseorang diangkat ke kursi eselon II tanpa pernah menduduki dua kali eselon III. Era otonomi daerah seyogianya digunakan untuk optimalisasi, bukan mengedepankan like or dislike. (ssr)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita, Berita Pilihan, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

2 Responses to PTUN MEDAN KABULKAN GUGATAN MANTAN KASEK TERHADAP BUPATI DAIRI

  1. Saya sangat senang membaca masalah yang anda tuangkan di atas.
    Saat ini saya baru mengalami kesamaan masalah, dimana istri saya di mutasikan .
    Sebelumnnya istri saya bertugas sebagai Guru pengajar di SMK NEGERI 2 Balige,Kabupaten Toba samosir , Golongan Pembina IV a bidang studi Bahasa Inggris dan sudah guru Sertifikasi, Istri saya di pindahkan ke SMK Negeri 1 Lumban Julu Kecamatan Lumban Julu, kabupaten Tobasa,jarak tempuh dari kota Balige tempat SMK N 1 Lumban julu sekitar 60 km.
    Keberatan saya : Apa alasan Bupati mengadakan perpindahan dadakan itu terhadap keluarga saya, dimana sesuai keterangan Istri saya,bahwa dia memenuhi persyaratan jam kerjanya 24 jam,dan kehadiran tdk bermasalah. Pemkab Tobasa sdh tdk mempertimbangkan lagi kesejahteraan para PNS,dimana kami hanya mempunyai anak 1 dan sangat membutuhkan kasih sayang dan perhatian, karena tidak mungkin istri saya pulang pergi setiap hari Balige Lumban julu, dengan biaya ongkos Rp20.000 sekali jalan berarti Rp 40.000 per hari bila dikalikan 24 hari kerja X 40.000 Maka perbulannya harus mengeluarkan uang Rp 960.000.

  2. Nurleli Sihotang says:

    Saya Nurleli Sihotang mewakili semua keluarga mengucapkan banyak terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *