MASDULHAQ: DELISERDANG AKAN REVITALISASI POSYANDU

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG – Melalui program Ayo ke Posyandu TAT (tumbuh aktif kembang) diyakini akan dapat merevitalisasi Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) di Deliserdang berguna untuk melihat perkembangan anak. Hal ini diutarakan Kepala Dinas Kesehatan Masdulhaq pada acara Kelas Kader Posyandu TAT di ruang Cendana, Kantor Bupati Deliserdang, Kota Lubuk Pakam, Selasa (25/7/2011)

Menurut Kadis Kesehatan tersebut, Posyandu sebagai ujung tombak kesehatan masyarakat bisa memberikan pengaruh positif bagi perkembangan anak-anak yang kekurangan gizi. Untuk melalui kerjasama PKK, Dinas Kesehatan dan Nestle akan mempercepat revitalisasi tersebut.

Lebih lanjut, Masdulhaq mengatakan kalau terdapat anak-anak yang mengalami pertumbuan yang kekurangan gizi, maka Pemkab Deliserdang siap membantu dengan memberikan gizi yang cukup selama 90 hari berturut-turut.

“ini merupakan wujud komitmen Kabupaten Deliserdang agar anak-anak bebas dari kekurangn gizi,” tandas Masdulhaq.

Sementara itu Kelas Kader Posyandu Tumbuh Aktif Tanggap yang diselenggarakan Nestle di kota Lubuk Pakam Se-Kabupaten Deliserdang merupakan yang kesekian kali setelah di kota Tebing Tinggi dan Medan. Kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian Nestle Dancow Batita dengan mengadakan program Ayo ke Posyandu TAT.

“Nestle Dancow Batita memiliki visi dan misi mewujudak tanggung jawab sosial kemasyarakatan terhadap pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, terutama yang berkaitan dengan gizi dan tumbuh kembang anak usia 1-3 tahun,” ungkap Area Sales Manager Reza Fahlevi.

Bentuk kepedulian Nestle Dancow Batita melalui program Ayo ke Posyandu TAT  berupa pelatihan bagi para kader,  penyuluhan rutin ke Posyandu dan kontes Posyandu.

Reza mengatakan program ini merupakan program nasional yang telah dilaksanakan sejak tahun 2008 dan telah berhasil menjangkau lebih dari 10 ribu kader di lebih dari 2 ribu Posyandu di 14 provinsi, serta melibatkan lebih dari 200 ribu ibu rumah tangga.

“di tahun ini kami akan lebih banyak lagi menjangkau kader Posyandu dan ibu rumah tangga di seluruh Indonesia,” tambah Reza.

Nestle Dancow Batita sendiri merupakan susu pertumbuhan untuk anak usia 1-3 tahun dengan nutrisi tepat, rasa yang lezat dan harga yang terjangkau. Dancow Batita membantu masyarakat Indonesia, khususnya kelas mengengah ke bawah dalam memenuhi kebuhtuhan nutrisi pasara anak yang berusia 1-3 tahun pada masa periode emas tumbuh kembang anak. (riz/tribun-medan.com)
sumber : http://medan.tribunnews.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *